Monday, December 3, 2018

Cerita Hotman Paris Diperiksa Polisi Italia karena Dikira Teroris

Hotman Paris Hutapea. (Foto: KapanLagi.com)
Jurnalindonesia.co.id - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengaku dia bersama istrinya pernah dicegat polisi Italia saat berada di Bandara Milan. Peristiwa itu terjadi saat mereka tengah berkeliling ke Eropa pada akhir November 2018 lalu. Hotman dan istri dikira teroris oleh aparat di sana.

Saat itu Hotman dan keluarga selesai berkunjung ke pabrik pembuatan supercar Lamborghini di Desa Sant’ Agata Bolognese, Kota Bologna. Rencananya mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Paris.

Namun, baru menginjakkan kaki di bandara dan belum melewati Imigrasi, Hotman dan istri dicegat polisi, sebelum mengisi formulir bea cukai setempat.

"Biasa, kan di sana peraturannya diharuskan membawa uang keluar maksimal 10 ribu euro. Di sana kan kalau bawa uang banyak-banyak takut disangka teroris," kata Hotman saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (3/12/2018).

"Kalau penampilan gua kan berduit, gua duluan yang ditanya, tapi gua kan, ya... Namanya pengacara, padahal di kantong gua hampir 20 ribu euro," ucap Hotman.

Baca juga: Dukung Keluarga Korban Lion Air Tuntut Ganti Rugi, Hotman Paris: Di AS Bisa Triliunan Rupiah per Penumpang



Uang tersebut, kata Hotman, dimasukkan ke dalam beberapa amplop dan disimpan tidak di satu lokasi. Kemudian Hotman memberikan dompet 'butut'-nya ke petugas kepolisian untuk diperiksa.

"Di dalam dompet butut itu ada 5 ribu euro, jadi pas mereka itung, saya keluarkan sisa-sisanya kasihkan ke anak saya. Jadinya, aku lolos," kata Hotman.

Setelah itu, pemeriksaan berlanjut kepada sang istri. Di dalam tas Hermes tersebut tersimpan hampir 20 ribu euro. Dari situlah polisi Italia kemudian memeriksa sang istri di kantor kepolisian di dalam bandara tersebut.

Dalam pemeriksaan, kepolisian menanyakan sejumlah uang yang dibawa istri Hotman.

Namun, aparat tidak percaya begitu saja dengan penjelasan tersebut. Sampai akhirnya Hotman memperlihatkan Instagramnya yang berisi fotonya dan sejumlah supercar koleksinya.

"Mereka bilang, 'Wow, Anda orang besar, ya... Sudah itu mereka mulai baik dan percaya," kata Hotman.

Kendati demikian, peraturan tetaplah peraturan. Sang istri tetap harus didenda Rp 200 euro karena membawa uang di luar jumlah yang sudah ditentukan.

Baca juga: Hotman Paris Curiga Anies Dilobi Perusahaan Taksi Soal Perluasan Ganjil Genap

close