Politik, Uncategorized

Sandi soal Prabowo Ditantang Salat: Pemilu itu Tentang Ekonomi

Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno (ANTARA/Yulius Satria Wijaya)

Jurnalindonesia.co.id –  Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno enggan menanggapi pernyataan La Nyalla Matalitti, yang menantang calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto untuk jadi imam salat dan membaca Al-Fatihah. Sandiaga menilai, tantangan semacam itu tak relevan karena Pilpres 2019 bicara soal masalah ekonomi.

“Saya yakin bahwa pemilu itu tentang ekonomi. Pemilu ini adalah referendum ekonomi kita. Jadi saya yakin bagaimana lapangan kerja, bagaimana harga bahan-bahan pokok, bagaimana pertumbuhan ekonomi kita, pengelolaan hutan kita, pembangunan yang berprioritas pada ekonomi rakyat,” ucap Sandi di Pasar Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta, Rabu (12/12).

Baca Juga: Terharu Dapat Sumbangan dari Ulama Medan, Sandiaga Menangis

Sandi menilai, hal-hal yang dipersoalkan selain masalah ekonomi tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat. Bahkan, mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini menyayangkan sikap elite-elite politik yang terus meributkan hal-hal di luar kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  Pertanyakan Payung Hukum Dana Kelurahan, Gerinda Tuding BermuatanPolitis?

“Nah ini permasalahan elite kita, elite kita ini kadang-kadang membicarakan hal-hal yang bukan jadi pusat perhatian masyarakat,” u Sandi.

Dia lantas menganggap, perhatian masyarakat saat ini tertuju pada isu-isu ekonomi dan ancaman kecurangan di pemilu 2019. Tak hanya itu, masih banyak masalah yang perlu dibicarakan dibanding hal yang ditantang oleh La Nyalla.

“Satu pemilu yang curang tadi, kedua harga bahan pokok, ketiga biaya hidup, keempat komoditas yang turun kemarin saya dari Sumatera, lapangan pekerjaan itu yang menjadi isu sentral yg dihadapi masyarakat,” kata Sandi.

La Nyalla Mattalitti (Foto: ANTARA)
Baca Juga:  Duh, Malaysia Klaim 2 Sungai di Kalimantan Utara

Sebelumnya, La Nyalla Mattalitti menantang Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk memimpin salat berjamaah dan membaca Alquran. Hal itu ia katakan usai bertemu dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin.

“Pak Prabowo berani suruh mimpin salat? Enggak berani. Ayo kita uji keislamannya Pak Prabowo. Suruh Pak Prabowo Baca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, baca bacaan salat,” kata La Nyalla di Kediaman Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo 12, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Baca Juga: Jika Terpilih, Sandi Janji Bakal Lunasi Utang Pemerintah

Dikesempatan lain, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan Pihaknya sudah menanggapi tudingan La Nyalla tersebut. Dirinya mengatakan bahwa Prabowo memang orang yang polos jika ditanya soal agama. Dia menyebut Prabowo pernah jujur mengakui hal tersebut.

Baca Juga:  Jokowi Minta Petani Sawit Tanam Jengkol, PAN: Jaka Sembung Bawa Golok

Riza mengatakan Prabowo selalu mengamini bahwa dirinya bukan seorang ulama, ustaz, ataupun ahli agama. Begitu pula dengan cawapres yang jadi pasangan Prabowo, Sandiaga Uno. Riza pun berharap jangan ada pihak yang meminta Prabowo atau Sandi untuk ceramah agama.

“Kalau ditanya agama dia polos. ‘Saya ini bukan ahli agama’. Dia jujur mengakui bukan ahli agama. Bukan ustaz bukan ulama. Jangan minta Prabowo ceramah agama,” kata Riza.