Nasional, Uncategorized

Sunanto Terpilih Sebagai Ketum Pemuda Muhammadiyah 2018-2022

Jurnalindonesia.co.id – Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah telah memilih Sunanto atau biasa disapa Cak Nanto sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (2018-2022).

Sunanto dengan demikian terpilih sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak yang telah habis masa jabatan.

Cak Nanto meraih suara terbanyak dengan raihan 590 dari 1.196 pemilih. Mengungguli Ahmad Fanani dengan 266 suara, Ahmad Labib 292 suara, Andi Fajar Asti 0 suara, Faisal 2 suara, dan Muhammad Sukron 2 suara.

Cak Nanto kariernya dirintis mulai dari didaulat menjadi Sekretaris Pimpinan Daerah Ikatan Remaja Muhammadiyah Kabupaten Sumenep Jawa Timur mulai tahun 1997 hingga 2000.

Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah: Video Dahnil Dihadang Paspampres Adalah Hoax

https://twitter.com/PemudaMuhDIY/status/1067832995787157504

Sunanto kini menjabat Wakil sekretaris Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2015 -2019).

Baca Juga:  Politikus Gerindra Kritik Lambannya Respons Pemerintah TerkaitKecelakaan Lion Air

Di luar organisasi Muhammadiyah, Cak Nanto tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Jawa Tengah (2007- 2009) dan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) (2011 – 2014).

Pada visi-misinya sebagai calon ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022, ia ingin membangun Pemuda Muhammadiyah mengingat cita-cita yang luhur Muhammadiyah, yaitu berjuang untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Menurutnya, Muhammadiyah memberi kebebasan untuk berpolitik, namun dalam kapasitas personal bukan secara institusi.

“Saya ini orang independen. Selama ini bekerja di dunia kepemiluan. Saya sudah 10 tahun. (Dan sekarang) sebagai Kornas JPPR. Dan saya tidak mau mengorbankan proses yang panjang ini dengan suatu gerakan dukung mendukung,” tegas Cak Nanto.

Baca Juga:  Klaim Ada Ribuan SMS Aduan Setiap Hari ke Novel FPI Dibantah Warga Kep. Seribu

Menurut Cak Nanto, sejatinya konsolidasi demokrasi di tahun 2019 idealnya dapat dimanfaatkan oleh Pemuda Muhammadiyah untuk melakukan konsolidasi internal. Melalui rumah politik, lanjut Cak Nanto, Muhammadiyah tentu dapat melakukan dakwah nilai di ranah kebangsaan.

Baca Juga: Terkait Kasus Dana Kemah, Dahnil Minta Jokowi Turun Tangan

Dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, berikut total perolehan suara Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Periode 2018-2022:

1. Ahmad Fanani (266)
2. Ahmad Labib (292)
3. Andi Fajar Asti (0)
4. F a i s a l (2)
5. Muhammad Sukron (2)
6. Sunanto (590)

Sedangkan suara tidak sah ada 4.

12 formatur terpilih yakni:

1. Horo Wahyudi (608)
2. Muhammad Sukron (547)
3. Nugroho Noto Susanto (546)
4. Dzulfikar Ahmad Tawalla (528)
5. Mukayat Al Amin (526)
6. Gusman Fahrizal (521)
7. Ilham Pratama (513)
8. Razikin (500)
9. Rahmatullah Baja (491)
10. Sandro Andriawan (491)
11. Zaidi Bastur Rozak (480)
12. Ali Muthohirin (472)

Baca Juga:  Dipalak Polantas Rp 1,6 Juta di Tol, Pengendara Ini Protes Lewat Facebook

Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah ini diikuti sekitar 5.000 peserta dan peninjau yang merupakan wakil dan utusan dari masing-masing pimpinan wilayah, pimpinan daerah dan pimpinan cabang Pemuda Muhammadiyah di seluruh Indonesia.