Uncategorized

Total Ada 4 Tersangka Pembunuh Dufi, Ini Peran Mereka

Jurnalindonesia.co.id – Polisi menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pembunuhan Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi, 43 tahun, pria ditemukan tewas dalam drum plastik di kawasan industri Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11/2018) pagi.

Sejauh ini, polisi telah menangkap dua orang yakni suami-istri Nurhadi, 35 tahun, dan Sari, yang disangka berperan melakukan pembunuhan. Dua orang lagi masih diburu.

Ada dua pelaku lain yang masih diburu aparat kepolisian. Salah satunya merupakan rekan Nurhadi.

Satu pelaku berperan dalam membantu Nurhadi dan istrinya memasukkan mayat Dufi ke dalam mobil dan membuangnya di Kabupaten Bogor. Satu pelaku lainnya yang dalam pencarian yakni pembeli mobil Dufi yang dijual Nurhadi dan Sari.

“Satu orang berperan menyetir mobil dan satu lagi membantu membuang jasad korban,” kata Kepala Unit IV Sub-Direktorat Reserse Mobil Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Rovan Richard Mahenu Rovan, seperti dikutip dari Koran Tempo, Kamis 22 November 2018.

Baca Juga: Klarifikasi Lengkap tvMu Terkait Profesi Dufi, Pria yang Tewas dalam Drum

Dari keterangan yang diperoleh, pembunuhan Dufi dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (17/11). Menurut Rovan, keduanya yang merencanakan pembunuhan tersebut dengan motif perampokan.

Motif ini pula yang diyakini Muhammad Ali Ramdhani, salah satu keluarga Almarhum. Keluarga menduga motif yang ada adalah perampokan karena barang-barang yang dibawa seperti laptop, buku rekening, dan mobil Dufi masih hilang. Keluarga menuturkan kalau Dufi meninggalkan rumahnya di Pagedangan, Tangerang, Jumat pagi lalu, mengendarai satu unit mobil Toyota Innova putih.

“Kalaupun dendam, pasti pelaku hanya menghabisi orangnya saja, tidak mengambil barang-barangnya,” kata Ali.

Jasad Dufi ditemukan di dalam drum plastik biru yang ditutup dengan lakban warna hitam di Kawasan Industri Kembang Kuning, Klapanunggal, Bogor, pada Ahad pagi, 18 November lalu, sekitar pukul 06.30 WIB, oleh pemulung.

Dari hasil autopsi Rumah Sakit Polri R. Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, ditemukan luka sayatan senjata tajam di sekeliling leher korban. Polisi menemukan bercak darah di rumah kontrakan Nurhadi, termasuk di seprai tempat tidur.

Baca Juga: Amien Rais Janji Santuni Pendidikan 6 Anak Dufi Selama 5 Tahun

Dua tersangka, Nurhadi dan Sari tangkap pada Selasa lalu. Nurhadi ditangkap di dekat Cuci Mobil Omen, Bantargebang, Bekasi. Sedangkan istrinya dibekuk di rumah mereka di Jalan Cantik Raya Nomor D140/3, Pengasinan, Rawa Lumbu, Bekasi Kota.

Dari tangan pasutri tersebut, polisi menyita sejumlah kartu identitas dan telepon seluler milik Dufi. “Mobil korban masih dibawa pelaku yang buron,” tutur Rovan.