Uncategorized

Minta Semua Orang Lupakan 'Tampang Boyolali', Sandi: Tak Usah Dipolitisir

Jurnalindonesia.co.id – Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno meminta semua orang untuk melupakan pernyataan Prabowo Subianto soal tampang Boyolali. Sebagaimana, pernyataan capres nomor urut 02 tersebut telah menuai kontroversi. Dirinya juga meminta pernyataan itu tidak dipolitisir sembari meminta pesan Prabowo terkait kesejahteraan rakyat dalam pidato itu dilihat.

“Saya sudah sampaikan jangan terlalu dibesarkan,. Kita fokus mempersatukan,” kata Sandiaga Uno saat berkunjung di Makassar, Sulsel, Minggu (4/11/2019).

Baca: Buntut Pidato “Tampang Boyolali”, dari Tagar #SaveMukaBoyolali hingga Aksi “Boyolali Bermartabat”

“Jangan dipolitisasi. Pernyataan Pak Prabowo adalah pernyataan sebagai bapak bangsa yang ingin mengangkat isu agar kita semua bergandengan tangan untuk memastikan bahwa kesenjangan ini bisa kita persempit,” imbuh sandi.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Persilakan Ketua RT Minta THR ke Pengusaha

Sandi menegaskan maksud perkataan Prabowo adalah bagaimana jurang kemiskinan antara si miskin dan si kaya dapat diselesaikan secara permanen. “Jangan sampai kita akhirnya mengerucutkan isunya yang tidak substansial sama sekali, bagaimana kita memastikan bahwa kita tingkat kesejahteraan masyarakat di garis kemiskinan atau di bawah kemiskinan,” tegasnya.

Sandi juga mengatakan Prabowo-Sandi ingin membuat masyarakat dari golongan miskin tumbuh menjadi golongan yang sejahtera.

Baca: Bupati Boyolali: Kita Harus Buat Sikap Bermartabat, Yakni Tidak Pilih Prabowo

Meski tidak secara khusus menyebut Boyolali, Prabowo gusar karena merasa ruang geraknya dibatasi. “Jangan bicara ekonomi, tidak boleh bercanda, istilah emak-emak tidak boleh. Jadi sekarang saya bingung mau bicara apa,” kata Prabowo, di acara Tabligh Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi), di Gelanggang Olahraga Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu 4 November 2018.

Baca Juga:  Prabowo: Bu Susi Mungkin Sebentar Lagi Direshuffle karena UngkapKerugian Negara

Kemudian, persoalan membesar pada saat pidatonya diunggah di platform berbagi video YouTube dan kemudian viral. Tampang Boyolali disebutkan Prabowo dalam konteks pembicaraan kemiskinan di Indonesia.

Pidato yang menyinggung ‘tampang Boyolali’ itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10). Prabowo mula-mula berbicara mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia kemudian memberi perumpamaan wajah Boyolali yang belum pernah masuk hotel-hotel mahal.

Baca Juga:  Tak Ada Kenaikan Harga BBM Premium, Ini Kata Pemerintah

“Dan saya yakin kalian nggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?” kata Prabowo kepada para pendukungnya.