Uncategorized

Sehari Sebelum Jatuh, Lion Air PK-LQP 'Parkir' 12 Jam di Denpasar

Jurnalindonesia.co.id – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus menyelidiki kondisi pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh. Ada pola penerbangan yang tak biasa dari pesawat itu sehari sebelum jatuh.

Pesawat Lion Air PK-LQP jatuh pada Senin (29/10/2018) saat terbang dari Jakarta ke Pangkalpinang dengan nomor penerbangan JT 610. Sehari sebelumnya, yaitu pada Minggu (28/10), pesawat PK-LQP tersebut sempat ‘parkir’ lama di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Data penerbangan ini bisa diakses lewat situs FlightRadar24. FlightRadar24 adalah situs pelacakan penerbangan global yang menyediakan informasi penerbangan secara real-time. Data yang ditampilkan bukanlah data resmi dari otoritas yang berwenang.

Dari situs FlightRadar24, pesawat Lion Air PK-LQP hanya melayani dua rute penerbangan pada Minggu (28/10). Rute itu adalah Manado-Denpasar dan Denpasar-Jakarta.

Baca: Pramugari Bantah Pernyataan Conchita Caroline Soal Lion Air Bermasalah di Bali

Pada pagi hari, pesawat Lion Air PK-LQP dijadwalkan terbang dari Manado pada pukul 06.40 Wita, tapi delay 1 jam 11 menit. Pesawat akhirnya lepas landas pada pukul 07.51 Wita dan mendarat di Denpasar pada pukul 10.00 Wita.

Sudah berada di Denpasar sejak pagi, pesawat Lion Air PK-LQP tidak melayani penerbangan hingga malam hari. Seharusnya, pesawat itu terbang dari Denpasar ke Jakarta pada pukul 19.30 Wita, tapi penerbangan delay.

Pesawat baru terbang pada pukul 22.21 Wita atau delay selama hampir 3 jam. Jika dihitung dari waktu mendarat di Denpasar, berarti pesawat PK-LQP ‘parkir’ di bandara selama 12 jam 21 menit.

Frekuensi penerbangan pesawat PK-LQP yang minim pada Minggu (28/10) juga berbeda dari beberapa hari sebelumnya. Pada Sabtu (27/10), Lion Air PK-LQP melayani 5 rute penerbangan, sementara pada Jumat (26/10), pesawat ini terbang 3 kali.

Apa yang terjadi selama pesawat Lion Air PK-LQP ‘parkir’ di Denpasar? Belum ada penjelasan detail dari pihak berwenang soal hal itu. Sebelumnya, Lion Air sudah mengakui sempat ada permasalahan sebelum pesawat terbang dari Denpasar ke Jakarta pada Minggu (28/10) malam, tapi masalah itu disebut sudah diatasi dan pesawat dinyatakan laik terbang.

Sehari setelahnya, yaitu pada Senin (29/10), pesawat Lion Air PK-LQP terbang dari Jakarta ke Pangkalpinang dengan nomor penerbangan JT 610. Pesawat itu hilang kontak dan dinyatakan jatuh.

Baca juga: KNKT: Perlu Waktu 1 Tahun Lebih untuk Mengetahui Penyebab Jatuhnya Lion Air JT 610

DETIKCOM