Uncategorized

Pramugari Bantah Pernyataan Conchita Caroline Soal Lion Air Bermasalah di Bali

Jurnalindonesia.co.id – Conchita Caroline, presenter acara ‘Katakan Putus‘ sempat menceritakan pengalamannya naik pesawat Lion Air.

Conchita naik pesawat Lion Air pada Minggu (28/10/2018) malam rute Denpasar-Jakarta. Menurutnya, saat itu pesawat yang ditumpanginya bermasalah.

Cerita yang dituturkan Conchita itu pun kemudian viral. Pasalnya, artis cantik kelahiran Jakarta, 21 Agustus 1995, itu menyebut pesawat Lion Air yang ditumpanginya sama dengan pesawat yang mengalami kecelakaan di perairan Karawang, Jawa Barat, keesokan harinya.

Baca: Naik Lion Air JT 610 Sehari Sebelum Jatuh, Conchita Caroline Sebut Pesawat Sudah Bermasalah di Bali

Namun apa yang diungkapkan Conchita mendapat bantahan dari seorang pramugari Lion Air.

Revind Matra Negara, yang tercatat sebagai pramugari maskapai Lion Air, melalui akun Instagram-nya memberikan tanggapan yang isinya bantahan jika pesawat yang ditumpangi Conchita adalah pesawat yang sama dengan pesawat yang jatuh di daerah perairan Karawang, Senin (29/10/2018) pagi.

Melalui Instagram Story-nya, sebagaimana diunggah ulang di laman Instagram @taante_reempong_officiaall pada Rabu (31/10/2018), Revind mengatakan bahwa pesawat tersebut berbeda.

Baca Juga:  Cucu Bung Hatta Protes Kakeknya Disamakan dengan Sandiaga: Rasanya MauMuntah

“B 737 max sama b 737 900 itu beda ya netizen,” tulisnya.

Perbedaan lainnya juga dapat dilihat melalui situs uk.flights, Selasa (30/10) yang mencatat penerbangan seluruh dunia. Di laman tersebut, pesawat yang ditumpangi Conchita adalah Lion Air JT-33, bukan Lion Air Lion Air 610.

Jadwal pesawat Lion Air JT-33 cocok dengan cerita yang ditulis oleh Conchita. Pesawat itu berjenis Boeing 737-900, bukan Boeing MAX 8.

“Memang masih simpang siur juga ternyata hingga saat ini pesawat mana yang kami tumpangi karena pesawat Lion Air dari Denpasar (sejak siang hari hingga malam) rata-rata mengalami delay dan ada yang juga mengalami masalah serupa seperti pesawat kami,” kata Conchita, seperti dilansir detikcom, Selasa, 30 Oktober 2018.

“Kalaupun yang saya dan tim tumpangi pesawat lain: bukan JT-610 yang mengalami musibah artinya maskapai terkait memiliki sejumlah pesawat yang juga bermasalah. TIDAK HANYA JT-610.”

Baca Juga:  Dianggap Merugikan, Kubu Prabowo-Sandi Boikot Metro TV

“Namun yang saya tekankan, pengalaman yang saya dan para penumpang kami, sama sekali bukan hoaks atau melebih-lebihkan. Memang begitu adanya.”

Lion Air di Bali Bermasalah

Sebelumnya, Conchita menuturkan, pada Minggu (28/10/2018) malam dirinya naik pesawat Lion Air dari Denpasar menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Dia sempat menyebut pesawat yang ditumpanginya itu sama dengan pesawat yang mengalami kecelakaan di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018) pagi.

Melalui InstaStory di Instagram, Chonchita menceritakan sejumlah ketidaknyamanan yang dialami para penumpang saat naik pesawat tersebut.

Pembawa acara ‘Katakan Putus‘ di Trans TV itu menuturkan, ia naik pesawat tersebut harus ekstra sabar.

Menurutnya, pesawat sempat mengalami penundaan terbang atau delay karena technical error.

Conchita juga bercerita ada penumpang yang muntah, sampai sesak nafas karena kekurangan oksigen.

Mesin pesawat beberapa kali mati, pendingin udara atau AC juga error alias tak berfungsi baik.

Pesawat sudah masuk landasan pacu (runway) tapi batal take off, lalu kembali ke parkiran.

Baca Juga:  Bos Lion Air Rusdi Kirana: Penerbangan Kami yang Terburuk, Tapi AndaGak Punya Pilihan

“Ada kesalahan teknis yang nggak sedikit pun dijelasin ke penumpang,” cerita Conchita.

Pesawat parkir 30 menit dalam kondisi AC mati, kabin panas, hingga para penumpang mengeluh tak nyaman karena kepanasan, sampai akhirnya penumpang memaksa meminta pintu pesawat dibuka sembari menunggu perbaikan.

Penumpang pun akhirnya diperbolehkan keluar untuk menghirup udara segar.

Sekian lama di luar pesawat, para penumpang tak mendapat penjelasan apa yang sedang terjadi.

Conchita lama-lama marah karena tak satu pun kru pesawat mendekati penumpang, menjelaskan apa yang terjadi.

“Gue sempet marah karena sebagai penumpang yang udah bayar uang tiket, kita punya hak untuk mempertanyakan keamanan pesawat,” tuturnya.