Uncategorized

Sebelum Tembak Anak-Istri dan Bunuh Diri, Fransiskus Buat Video Pernyataan

Jurnalindonesia.co.id – Hasil penyelidikan polisi mengungkap fakta lain terkait kematian keluarga Fransiskus Xaverius (FX) Ong (45).

Diketahui, Ong nekat menembak mati istri dan dua anaknya menggunakan senjata api rakitan jenis revolver. Setelah itu, ia bunuh diri dengan menembak kepalanya.

Sebelum melakukan perbuatannya, sehari sebelumnya Ong sempat membuat video pernyataan.

Dalam video tersebut, pengusaha yang tinggal di perumahan Villa Kebon Sirih, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) itu mengaku sudah tidak sanggup lagi menanggung beban utang. Termasuk harus meninggalkan keluarganya di dunia karena utang yang menumpuk.

“Saya tidak rela meninggalkan anak dan istri saya di dunia ini. Kami akan kumpul lagi di kehidupan berikutnya, karena jika saya tinggalkan mereka akan berat dan berat,” kata Ong dalam video sebagimana diceritakan Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain kepada detikcom, Selasa (30/10/2018).

“Ada juga kalimat terakhir ‘maafkan saya, maafkan saya, maafkan saya’ yang terus diulang sebanyak tiga kali sebagai salah satu pernyataan mendalam sebelum dia bunuh istri dan anaknya,” tutur Irjen Zulkarnain.

Baca: Bercak Darah di Puntung Rokok, Revolver, hingga Pesan Terakhir Jadi Petunjuk Utama Ungkap Bunuh Diri Keluarga FX Ong

Selain soal utang, tim gabungan Polresta Palembang dan Polda Sumsel juga menguak motif lain bunuh diri yang dilakukan Ong. Istri Ong diketahui sudah beberapa kali meminta gugat cerai.

“Menurut Kasat sesungguhnya ini tidak hanya soal tekanan keuangan saja, tapi ada juga gugatan cerai dari istri. Ini kita dapat dari bukti dan ketetangan saksi,” pungkas Zulkarnain.

Sebagaimana diketahui, warga di Jalan Said Toyib, Kompleks Villa Kebun Sirih, Palembang, mendadak heboh setelah adanya penemuan satu keluarga yang tewas. Korban ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu pembantunya, Dewi, akan membangunkan Ketty dan Rafael saat sarapan dan berangkat sekolah.

Loading...