Uncategorized

Ketika Ahmad Dhani Emosi hingga Tinggalkan Acara Diskusi Bahas Persekusi

Jurnalindonesia.co.id – Musisi yang kini aktif berkecimpung di ranah politik, Ahmad Dhani, tampak kesal saat mendengar pernyataan dari seorang pengamat hukum, Albert Aries, dalam diskusi yang membahas soal persekusi yang ditayangkan iNews tv.

Tak hanya kesal, bahkan Dhani terlihat mengamuk hingga menunjuk Albert.

Padahal sebelumnya, mereka tampak tenang mendiskusikan soal status tersangka yang telah ditetapkan kepolisian terhadap suami Mulan Jameela itu.

Diketahui, penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Distreskrimsus) Polda Jawa Timur telah menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus ujaran kebencian.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya telah memeriksa Dhani dan telah menimbang berdasarkan bukti otentik serta keterangan tim ahli tata bahasa mengenai ada atau tidaknya tindak pidana di dalam video vlog yang dibuat pentolan band Dewa 19 itu.

“Kami menyatakan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran baik,” kata Frans di Mapolda Jatim, Kamis (18/10/2018).

Dalam diskusi yang disiarkan iNews tv tersebut, pengamat hukum Albert Aries menanggapi penetapan tersangka Ahmad Dhani.

Baca Juga:  Beda Klarifikasi Mustofa Soal Cuitan Lion Air Tiba di Halim

Di hadapan Dhani, Albert menilai penetapan tersangka oleh kepolisian itu pastinya telah melalui proses hukum sebagaimana mestinya.

“Polisi itu bekerja melalui sistem. Saya tidak mau berasumsi apapun. Tapi yang jelas polisi pastinya sudah memeriksa saksi pelapor, ahli bahasa, ahli pidana dan melakukan gelar perkara sampai muncullah kesimpulan penetapan tersangka atas nama saudara Ahmad Dhani,” kata Aries, seperti dikutip dari Saluran Resmi YouTube iNews TV, Kamis 19 Oktober 2018.

Albert pun mengimbau kepada Dhani untuk mengajukan pra peradilan jika memang merasa keberatan dengan penetapan tersangka itu.

“Kalau Dhani keberatan dengan penetapan tersangka tersebut silahkan ajukan pra peradilan,” ujarnya.

Adapun penetapan status tersangka terhadap Dhani tersebut merupakan buntut dari pelaporan Ketua KEB-NKRI, Edi Firmanto pada Kamis (30/8/2018) lalu.

Dhani yang saat itu sedang berada di Surabaya untuk melakukan deklarasi #2019GantiPresiden ditolak kedatangannya oleh sekelompok orang.

Atas apa yang dialaminya, Dhani sempat berucap ‘idiot’ kepada kelompok pedemo tersebut.

Oleh karena itu dirinya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 27 ayat 3 tentang ujaran kebencian.

Baca Juga:  Gerinda: Penetapan Tersangka Ahmad Dhani Merusak Nalar Kita

Menanggapi penyebutan kata ‘idiot’ itu, Albert pun berkomentar, mestinya Dhani berhati-hati dalam melontarkan kata-kata terutama di tahun politik.

Dia juga meminta Ahmad Dhani untuk tidak menebar hate speech.

“(Kata) idiot ini berbahaya sekali. Penggunaan kata idiot ini menjelang tahun politik, kita harus memberikan pendidikan sosial politik yang cerdas kepada masyarakat. Jangan menebarkan hate speech,” ucapnya kepada Dhani.

Mendengar pernyataan tersebut, Dhani pun sempat berusaha menanggapi. Namun segera diredam oleh pembawa acara tayangan tersebut dan dilanjutkan dengan pertanyaan.

Sang pembawa acara tayangan tersebut terlihat bertanya kepada Albert apakah tindakan yang telah dilakukan Dhani tersebut adalah termasuk persekusi atau bukan.

Mendengar pertanyaan itu, sang pengamat hukum pun langsung menjawabnya. Namun alih-alih menjelaskan soal persekusi, Albert justru membahas soal #2019gantipresiden.

Ia mengatakan bahwa telah mendengar kabar gerakan #2019GantiPresiden sempat dikuti oleh ormas terlarang. Albert pun menilai hal itu sebagai suatu bentuk ancaman yang dapat membahayakan Pancasila.

“Saya kalau bicara soal persekusi atau tidak, saya baru mendengar kabar bahwa gerakan tagar #2019GantiPresiden itu kemarin sempat ramai-ramai diikuti oleh salah satu ormas yang dinyatakan terlarang oleh PERPU ormas ganti sistem. Nah kalau ganti sistem berarti pancasila ini bisa terancam kalau begini kondisinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, Misteri Boneka Teddy Bear yangDipegang Polisi

Seolah tak terima dengan pernyataan Albert, Dhani pun terlihat mengamuk. Dia lantas menunjuk-nunjuk sang pengamat hukum dan menyebut Albert sudah bersikap tendensius.

Bahkan sambil berdiri, Dhani terus mengatakan bahwa pernyataan yang telah dilontarkan Albert telah menyimpang dari topik pembicaraan.

Karenanya, Dhani pun memilih untuk meninggalkan forum tersebut dan enggan melanjutkan sesi diskusi.

“Oh ini kemana-mana ini. Ngaco ini ngaco. Ini udah nggak cocok ini. Ini udah tendensius. Nggak pantas jadi ahli. Kita pulang ya pulang. Nggak boleh ini,” kata Dhani marah.