Uncategorized

Sandiaga Uno Akui OK OCE Gagal Total

Jurnalindonesia.co.id – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengakui program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK OCE gagal total.

“Gagal total,” kata Sandiaga di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Kendati demikian, Sandi mengklaim program yang diprakarsainya saat menjabat sebagai wakil gubernur Jakarta itu diminati di tingkat nasional.

“Tapi diminta di seluruh Indonesia, termasuk saat saya ke pesantren terus ditanya kapan OK OCE bisa diterapkan di masing-masing wilayah,” ujar Sandiaga.

Sejumlah pihak menuding OK OCE gagal lantaran Sandiaga mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur untuk mencalonkan diri menjadi wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Baca Juga:  Anies: Tahun Anjing tanah, Mudah-mudahan Air Bisa Menjadi Berkah

Namun Sandi mengaku tetap terbuka terhadap masukan dan siap membantu Pemprov Jakarta untuk membenahi program tersebut.

“Tangan kami terbuka untuk masukan perbaikan, dan kami juga siap membantu Pak Anies menyelesaikan pekerjaan rumah yang ada,” ucapnya.

Baca: OK OCE Habiskan Rp10 Miliar Hanya untuk Beli AC dan Menata Ruangan

Meskipun gagal, Sandi mengklaim, OK OCE telah mampu mengurangi angka pengangguran di Jakarta.

“Kita lihat ekonomi Jakarta bergerak, peserta tembus di atas target, yaitu sekitar 55 ribu dan mampu mengurangi pengangguran sampai 20 ribu tenaga kerja,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo, menyebut bahwa salah satu program unggulan Pemprov DKI, yakni OK OCE, gagal total. Dari 54 ribu warga yang sudah mendaftar, kata Dwi, hanya sedikit yang berhasil hingga mendirikan izin usaha.

Baca Juga:  Tujuannya Sudah Tak Jelas, Usamah Mundur dari Penasihat PA 212

“Program OK OCE Gubernur Anies Baswedan gagal total mencapai targetnya. Setahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan bersama Sandiaga Uno, baru berhasil mencetak usaha sekitar 3,31 persen, terlampau jauh dari sasaran awal,” kata Dwi di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/10).

Sekretaris Fraksi PDIP DKI Jakarta itu mengatakan, target pembangunan OK OCE Mart juga juga tidak sesuai rencana. Dari 44 target OK OCE Mart, menurut dia, hanya 7 gerai yang sudah dibangun.

Baca Juga:  Ketua KSPI Said Iqbal: Pak Sandi Orang Terkaya di Indonesia Jadi Insya Allah Nggak Korupsi

“Bahkan ada satu OK OCE Mart yang telah ditutup karena tidak sanggup membayar sewa,” ucap Dwi.

Baca juga: Anggota DPRD DKI: OK OCE Cuma Program Lip Service