Uncategorized

Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Jurnalindonesia.co.id – Polisi menolak permohonan tahanan kota yang diajukan tersangka hoax penganiayaan, Ratna Sarumpaet.

“Berkaitan dengan permohonan daripada tersangka dan keluarganya berkaitan dengan permohonan tahanan kota, jadi permohonan sudah diterima penyidik dan kemudian dianalisa dan evaluasi. Permohonan tersebut belum dapat dikabulkan,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, kepada wartawan di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Argo menjelaskan, alasan penolakan tersebut karena polisi masih membutuhkan Ratna untuk penyelidikan. Dengan demikian polisi masih menahan Ratna.

Baca Juga:  Ribut Gara-gara Sebatang Pohon dan Tembok, Jaksa KPK Gugat TetangganyaRp2,6 M

“Dengan alasan masih dalam proses sidik, kemarin contoh, masih perlu pemeriksaan tambahan karena kita mendapatkan pemeriksaan saksi, nah kita crosscheck. Jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan tambahan itu kita lakukan jadi belum bisa dikabulkan,” kata Argo.

Baca juga: Giliran Nanik S Deyang Dipanggil Polisi Terkait Hoax Ratna Sarumpaet

Sebelumnya, pengacara Ratna, Insank Nasrudin, mengajukan permohonan tahanan kota untuk kliennya. Insank bersama pihak keluarga menjadi jaminan.

Insank mengatakan, salah satu alasan permohonan tahanan kota adalah Ratna merupakan seorang tokoh. Selain itu, Ratna sudah berusia lanjut sehingga akan sulit beraktivitas jika berada di dalam tahanan.

Baca Juga:  PKS Akan Berikan Sanksi Jika Calegnya Tak Kampanyekan Prabowo-Sandi

“Kemudian diajukannya penahanan tersebut itu pun dasarnya dari syarat subjektif penyidik, kalau kami lengkapi bahwa kami menyatakan pihak keluarga menjamin kami juga sebagai kuasa hukum juga menjamin juga bahwa Ibu RS (Ratna Sarumpaet) ini tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, tidak mengulangi perbuatannya, selanjutnya juga kami menjamin juga bahwa akan mempermudah jalannya proses hukum ini,” kata Insank di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (8/10).

Baca Juga:  FPI Akui Rizieq Diperiksa Polisi Arab Saudi, Terkait Pemasangan BenderaTauhid?

Baca juga: Amien Rais: Ratna Sarumpaet Ini Sekarang Sudah Jadi Sampah Politik, Kasihan