Uncategorized

Tim Prabowo Ajukan Praperadilan Terkait Pemanggilan Amien Rais, Mahfud MD: Dasar Hukumnya Apa?

Jurnalindonesia.co.id – Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana mengajukan praperadilan terkait pemanggilan Amien Rais oleh kepolisian dalam kasus hoax Ratna Sarumpaet.

Namun pakar hukum Mahfud MD menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang tak wajar.

“Tidak ada praperadilan sebelum orang ditetapkan tersangka, jadi tidak wajar,” kata Mahfud kepada wartawan usai mengisi kuliah umum kebangsaan di Unika Soegijapranata Semarang, Senin (8/10/2018).

“Yang boleh itu Ratna. Amien Rais dan Prabowo kan belum tersangka dan mungkin tidak jadi tersangka. Jadi dasar hukumnya (mengajukan praperadilan) apa?” lanjutnya.

Baca Juga:  Setelah Dianggap Menghina, Prabowo Diusulkan Jadi Bapak Ojek Online

Baca: Tim Prabowo Akan Ajukan Praperadilan Terkait Pemanggilan Amien Rais oleh Polisi

Menurut Mahfud, lebih baik Prabowo Subianto dan Amien Rais mendatangi pihak kepolisian untuk memperjelas penyelidikan. Dengan demikian justru bisa menjelaskan bahwa dalam kasus tersebut mereka benar-benar tidak tahu.

“Kalau saya jadi Amien Rais, saya malah minta dipanggil,” ujarnya.

Baca Juga:  Hercules Ditangkap Polres Jakarta Barat Terkait Premanisme

Diberitakan sebelumnya, koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa pihaknya berencana mengajukan praperadilan terkait pemanggilan Amien Rais oleh polisi.

“Tim kuasa hukum akan melakukan praperadilan dengan penanganan kasus ini. Kalau enggak keliru insyaallah hari Senin ada upaya mendaftarkan praperadilan oleh tim hukum,” kata Dahnil usai menghadiri Apel Milad Kokam ke-53 di Polokarto, Sukoharjo, Minggu (7/10/2018).

Baca Juga:  Total Ada 4 Tersangka Pembunuh Dufi, Ini Peran Mereka

Baca juga: Alumni 212 Siap Gelar Aksi Bela Amien Rais di Polda Metro