Kriminal

Ini Surat Ratna ke Gubernur Anies soal Permohonan Hadiri Konferensi di Chile

Ratna Sarumpaet
Konferensi Pers Ratna Sarumpaet di Jln. Kampung Melayu Kecil Jakarta Selatan, Rabu (3/10). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)

Jurnalindonesia.co.idRatna Sarumpaet ditangkap petugas Imigrasi saat hendak terbang ke Chile pada Kamis (5/10/2018) malam. Dia mengaku hendak menghadiri konferensi penulis naskah teater internasional (‘The 11th Women Playwrights International Conference 2018‘).

Untuk bisa ke acara itu, Ratna mengajukan surat permohonan sponsor kepada Gubernur DKI Anies Baswedan.

Surat permohonan sponsor itu dikirimkan Ratna Sarumpaet kepada Anies pada 31 Januari 2018 lalu. Dalam surat itu, Ratna mengatakan dia adalah anggota senior di kongres tiga tahunan tersebut.

“Pada tahun 1997, ketika saya dipenjara rezim Orba, para anggota conference inilah yang secara internasional menggerakkan tekanan pada Presiden Soeharto untuk membebaskan saya,” demikian tertulis dalam surat itu.

Baca: Ratna Mengaku ke Chile Dibiayai Pemprov DKI

Kepada Anies, Ratna mengatakan di Indonesia cukup langka akan ‘perempuan penulis drama’. Dan di sisi lain dia menyatakan telah memperjuangkan kehadiran kongres yang sama pada 2007, yang digelar di Jawa dan Bali.

“Itu mungkin yang mendorong saya memberanikan meminta kesediaan Bapak mempertimbangkan kemungkinan Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi kehadiran saya di Chile, Oktober nanti,” kata Ratna.

Berikut isi lengkap surat tersebut:

Baca juga: Resmi Ditetapkan Tersangka, Ratna Sarumpaet Terancam Pidana 10 Tahun

Sebelumnya, Ratna mengaku diundang khusus untuk menyampaikan pidato kebudayaan dalam pembukaan konferensi tersebut.

“Jadi kenapa DKI merasa berkepentingan mengirim Ratna, ya karena tahun 2007 konferensi yang sama pernah digelar oleh DKI Jakarta, di Indonesia, saat itu hadir Nawal El Saadawi. Waktu itu gubernurnya masih Sutiyoso. Jadi itu alasan kuat kenapa DKI perlu membiayai saya atas undangan Chile,” kata Ratna usai ditangkap di Bandara Soetta, Kamis (5/10/2018).

Ratna ditangkap ketika sudah duduk di dalam pesawat. Ratna diamankan tim Jatanras Polda saat di Bandara Soekarno-Hatta.

“Ya, sudah kita amankan nih, lagi di bandara, nih. Statusnya kemarin panggil saksi. Tapi, karena dia mau melarikan diri, ya kita naikkan jadi tersangka,” kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian, Kamis (4/10/2018).

Sementara Kapolres Metro Bandara Soetta, AKBP Victor Togi Tambunan mengatakan, kepolisian mengamankan Ratna yang rencananya akan meninggalkan Indonesia sekitar pukul 21.00 WIB.

Loading...