Daerah, Sulawesi

Prabowo Mengaku Enggan ke Palu karena Khawatir Dipolitisir

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto di acara halal bihalal bersama kader, simpatisan dan calon kepala daerah yang diusung Gerindra, di Rajawali Grand Ballroom, Palembang, Kamis (21/6/2018). (Foto: Tribusumsel/Arief Basuki R)

Jurnalindonesia.co.id – Calon Presiden Prabowo Subianto belum mengunjungi Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, sejak wilayah itu diguncang gempa dan tsunami pada Jumat lalu, (28/9/2018). Prabowo mengaku enggan ke area bencana tersebut karena khawatir dipolitisasi.

“Kalau kita datang ke sana malah bisa merepotkan dan saya tidak mau politisasi,” kata Prabowo di Kediamannya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (1/10/2018).

Baca Juga:  Viral Video Penjarahan Mobil Pembawa Bantuan Korban Gempa, Ini Kata Panglima TNI

Prabowo pun mengaku khawatir kedatangannya nanti akan mengganggu proses evakuasi dan pemulihan bencana. Menurutnya, tim penunggalangan bencana saat ini memerlukan keleluasaan.

“Mereka aparat butuh ketenangan, paham benar situasi seperti itu ketika nanti direcoki tokoh-tokoh pejabat-pejabat itu nanti. Lebih baik konsentrasi kita beri dukungan lewat pemerintah yaitu pemerintah RI,” ucapnya.

Baca: Gempa Melanda Sulteng, SBY Minta Kampanye Pilpres Disetop Sementara

Baca Juga:  Terdengar Dentuman Kencang di GBK, Tanah Bergetar, Massa Bubar

Menurut Prabowo, tidak datang ke Palu bukan berarti tidak bersimpati dan mendukung pemulihan bencana. Yang dibutuhkan saat ini bukan kedatangan para tokoh atau pejabat melainkan bantuan kebutuhan pokok.

“Orang bicara sudah susah, lebih bermanfaat kita kirim makanan, kirim selimut untuk datang berkunjung pada saatnya nanti,” pungkasnya.

Baca: Update Terbaru Korban Gempa Palu: 925 Orang Meninggal, 59 Ribu Warga Mengungsi