Jurnalindonesia.co.id – Mal Tatura, pusat perbelanjaan terbesar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, luluh lantak hingga nyaris ambruk pasca-gempa dan tsunami yang menerjang kota itu pada Jumat (28/9/2018) kemarin.

Diperkirakan, masih ada puluhan hingga seratusan orang yang terjebak di dalam pusat perbelanjaan empat lantai itu.

“Menurut salah seorang pegawai mal yang ditemui, para korban yang terjebak di dalam mal yang ambruk sebagian itu belum dievakuasi,” kata Kepala LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah Rolex Malaha kepada Kompas.com, Sabtu (29/9/2018).

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta.

“Informasi sementara, yaitu berbagai bangunan, mulai rumah, pusat perbelanjaan, hotel, rumah sakit, dan bangunan lainnya ambruk sebagian atau seluruhnya. Diperkirakan puluhan hingga ratusan orang belum dievakuasi dari reruntuhan bangunan,” ujar Sutopo, Sabtu (29/9/2018).

Baca: Kisah Gadis SMA yang Selamat setelah Terjebak 2 Hari di Kubangan Air Pasca-gempa

Sebuah pusat perbelanjaan roboh akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). (Foto: AFP/BNPB/HANDOUT)

Di Rumah Sakit Budi Agung Palu di Jalan Maluku terdapat 14 jenazah yang dibawa dari Mal Tatura berada di rumah sakit itu.

Seratusan orang yang terluka seperti patah kaki dan luka-luka lainnya masih berada di halaman rumah sakit dan sebagian ruang pasien, tetapi saat itu tidak langsung ditangani secara medis karena belum ada dokter yang menangani.

Sebelumnya diberitakan, Hotel Roa-Roa berlantai delapan yang berada di Jalan Pattimura juga rata dengan tanah. Menurut laporan BNPB, di hotel yang memiliki 80 kamar itu, ada 76 kamar yang terisi oleh tamu hotel yang menginap.

Menurut sejumlah orang yang ditemui di hotel yang roboh itu, banyak korban yang berada dalam reruntuhan gedung hotel.

Selain itu, Rumah Sakit Anutapura di Jalan Kangkung, Kamonji, Kota Palu, yang berlantai empat pun roboh.

Rumah Sakit Anutapura
Rumah Sakit Anutapura di Jalan Kangkung, Kamonji, Kota Palu, Sulawesi Tengah, hancur akibat gempa (.Foto: Antara/BNPB)

Baca juga: Korban Gempa Palu Serbu Minimarket hingga SPBU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *