Uncategorized

Cerita Ketua FPI DKI Hubungi Anies agar Dapat Izin Gelar Doa untuk Rizieq di Monas

Jurnalindonesia.co.id – Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Muchsin Alatas mengungkapkan lika-liku perizinan menggelar acara ‘Doa untuk keselamatan Bangsa dan Doa untuk keselamatan Imam Besar Umat Islam Indonesia’ di Monas pada Sabtu (29/9/2018) malam. Menurutnya, hanya Gubernur DKI Anies Baswedan lah unsur pemerintahan yang mendukung doa bersama untuk Rizieq Shihab tersebut.

Pihak FPI mengaku telah mengurus perizinan acara tersebut sejak sebulan lalu. Namun hingga satu minggu menjelang acara, izin belum juga keluar. Akhirnya FPI memutuskan untuk mengirim pesan singkat ke Anies untuk meminta bantuan.

“Pak Gubernur, kami sudah turun mendukung Anda kemarin. Kalau Anda tidak mendukung acara ini, kami kecewa berat,” tutur Muchsin di Monas, Jakarta, Sabtu (29/9/2018) malam.

Baca Juga:  Polisi Amankan 8 Anggota FPI yang Berusaha Bubarkan Tablig Akbar NU

Akhirnya, acara itu berhasil diselenggarakan setelah mendapat izin Gubernur.

“‘Saya sudah berikan izin. Apapun yang terjadi, jalankan saja,'” ucap Muchlis menirukan ucapan Anies.

Acara akhirnya digelar. Dan acara yang awalnya digelar hanya untuk mendoakan pimpinan FPI Rizieq Shihab, meluas jadi doa untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Selain mengirim doa panitia juga menggalang dana untuk korban gempa.

Doa bersama di Monas ini dihadiri sejumlah tokoh agama seperti ustaz Abdul Somad dan Ketua Umum FPI M Shobri Lubis. Ceramah Rizieq dari Arab Saudi pun turut diperdengarkan kepada para jemaah yang hadir.

Baca Juga:  Anies Akan Coret Program 8 Rusun yang Dirancang Ahok Senilai Rp1,3 T

Selain itu hadir pula beberapa elite politik di antaranya Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan Titiek Soeharto.

doa bersama di Monas

Peserta doa bersama di Monas. (Foto: Lutfan Darmawan/kumparan)

Dalam acara itu, juga disinggung soal kebijakan Pemprov DKI yang mencabut izin pembangunan pulau reklamasi di Teluk Jakarta pada pekan lalu.

FPI menyatakan siap turun ke jalan untuk membela Anies terkait kebijakan tersebut.

Muchsin mengajak umat Islam Jakarta untuk mengapresiasi langkah Anies menyetop reklamasi.

“Kita harus dukung pemimpin yang berpihak kepada kita. Siap turun ke jalan? Siap berdemo? Kita ingatkan ke seluruh umat Islam kita akan demo besar-besaran,” serunya.

Baca Juga:  Anies: Kami Tidak Pernah Rencanakan Becak Berada di Jalan Raya

Seruan itu langsung dibalas “Siap!” oleh para jemaah yang hadir.

Diketahui, pada Rabu (26/9/2018) kemarin, Anies resmi mencabut izin pembangunan 13 pulau reklamasi. Keputusan itu diambil setelah Anies melakukan verifikasi dokumen pembangunan pulau-pulau tersebut dan menemukan sejumlah pelanggaran.

Tercatat ada 17 izin pembangunan pulau reklamasi. Sebanyak 4 pulau di antaranya sudah selesai dibangun. Untuk pulau-pulau itu Anies berjanji akan dimanfaatkan sebesarnya untuk kepentingan publik.