Politik

GNPF-U Sebut Rizieq Dicegat ke Luar dan Pernah Diinterogasi 5 Jam di Arab Saudi

Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) menyambangi kantor DPR RI untuk mengadukan sejumlah tindakan dugaan diskriminasi dan intimidasi terhadap Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Rizieq, kata juru bicara tim advokasi GNPF Ulama Nasrulloh Nasution, mengalami sejumlah kejanggalan, di antaranya pencegahan ke luar Arab Saudi oleh otoritas setempat.

Pencegahan itu, menurut Nasrulloh, tanpa alasan jelas.

Kalau memang Rizieq melakukan pelanggaran ketentuan di negara itu, lanjut Nasrulloh, mestinya dia sudah dideportasi ke Indonesia.

“Namun sampai detik ini tidak ada deportasi dan beliau tidak bisa keluar dari Arab Saudi,” kata Nasrulloh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/9), seperti dikutip JPNN.

Keanehan lainnya, kata Nasrulloh, seharusnya ada proteksi, advokasi dari negara terhadap warga negaranya di luar negeri. Namun, yang dialami Rizieq justru sebaliknya.

Baca Juga:  BPN soal Unicorn: Jokowi Ingin Jebak Prabowo Biar TPID di 2014 Terulang

“Yang terjadi warga negara yang ingin kembali ke tanah air, tapi mendapatkan pelarangan, pencekalan,” ujar Nasrulloh.

Baca juga: GNPF Sebut Rizieq Kini Tak Bebas Bergerak di Arab Saudi

Selain itu, pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) itu juga disebut pernah diinterogasi sampai 4 jam.

“Pernah satu kejadian, ketika beliau ingin beraktivitas di luar, masih di Arab Saudi, beliau dicegat terus diinterogasi yang cukup lama, dari sekitar jam 11 malam sampai jam empat subuh tanpa ada permasalahan yang jelas,” ungkap Nasrulloh.

Baca Juga:  Kericuhan usai Habib Rizieq diperiksa, 1 mobil pendukung FPI hancur

Karena penasaran dengan persoalan apa yang dialami Rizieq sehingga membuat otoritas setempat melarangnya ke luar dari negara itu, tim advokasi GNPF Ulama juga pernah bertanya ke otoritas dalam negeri Saudi.

“Di Kementerian Dalam Negerinya jelas dikatakan beliau tidak ada masalah, di imigrasi pun, Arab Saudi, dikatakan tidak ada masalah,” ucapnya.

Baca Juga:  MUI Minta Negara Lindungi Rizieq Shihab Saat Pulang Kampung

Keanehan-keanehan inilah yang menimbulkan kecurigaan dari GNPF Ulama tentang adanya pesanan dari dalam negeri Indonesia ke otoritas berwenang di Arab Saudi agar melarang ketua dewan pembina GNPF Ulama itu meninggalkan negara tersebut.