Daerah, Sulawesi

Video Detik-detik Penyelamatan Aldi Novel Adilang di Lautan

Aldi Novel Adilang
Aldi Novel Adilang terombang-ambing di laut lepas (Twitter @naztaaa)

Jurnalindonesia.co.id – Video detik-detik penyelamatan Aldi Novel Adilang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, tampak rumah rakit yang ditumpangi Aldi selama 49 hari terombang-ombang di laut bebas.

Rumah rakit tersebut didekati kapal berbendera Panama, M.V. Arpeggio. Awak kapal kemudian menyelamatkan Aldi dan langsung memberinya makanan.

Video tersebut diunggah oleh akun Youtube Imo AR dengan judul ‘Detik-Detik Aldi Novel Adilang Ditemukan, Beginilah Kondisinya (Real Life Of Pi)‘.

Video yang diunggah pada tanggal 23 Sep 2018 itu sudah ditonton sebanyak ratusan ribu kali dan menuai ratusan komentar bukan saja dari netizen Indonesia, tapi juga mancanegara.

Berikut video Aldi Novel Adilang saat diselamatkan awak kapal berbendera Panama:

Sebagaimana diketahui, Aldi Novel Adilang adalah penjaga lampu di rompong (rumah rakit di lautan). Remaja 19 tahun itu hanyut terbawa arus pada 14 Juli 2018 lalu.

Aldi hanyut dari Minahasa hingga ke Jepang. Setelah 49 hari terombang-ambing di laut lepas, Aldi baru ditemukan di perairan Guam yang berjarak 125 KM dari pesisir utara Manado. Aldi kemudian dibawa ke Jepang.

“Waktu itu dia pergi mencari ikan,” kata Alvian Adilang (49), ayah Aldi Novel Adilang.

Awalnya keluarga tidak mengira Aldi akan terdampar begitu jauh. Sebab keluarga hanya mengira dia sekadar berlayar untuk mencari ikan. Hingga pada 31 Agustus, datang petugas dari tempat Aldi bekerja bersama aparat kepolisian.

Mereka memberi tahu bahwa putranya ditemukan di Osaka, Jepang. Beruntung saat ditemukan kondisinya masih selamat.

Sebelum ditemukan petugas Jepang, Aldi hidup penuh dengan ancaman. Sebab, ketika itu dia melaut dengan menumpangi rompong (rumah rakit lautan).

Rumah rakit itu tidaklah begitu kuat menghadapai gelombang di laut lepas. Bersyukur selama di laut lepas Aldi tidak diterpa gelombang yang begitu besar.

Hanya saja, Aldi kerap diancam hiu. Ikan pemangsa itu kerap menunjukkan sosoknya di sektiar rompong. “Selama di kelilingi hiu, Aldi mengaku hanya banyak berdoa,” ungkapnya.

Sementara untuk bertahan hidup, Aldi lebih banyak memanfaatkan ikan-ikan yang ada di lautan untuk konsumsi sehari-hari.

“Sekarang dia sudah kembali lagi ke rumah. Dia juga sudah kembali melaut untuk mencari nafkah,” ujar Alvian.

Loading...