Ekonomi dan Bisnis

Buwas: Saya Malu sama Bu Susi, Kalau Saya Gak Bisa Seperti Beliau Lebih Baik Dikebiri Saja

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada konferensi pers di Kantor Bulog Jakarta, Rabu (19/9/2018). (Foto: Antaranews/Mentari Dwi Gayati)

Jurnalindonesia.co.id – Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) membandingkan apa yang sudah dikerjakannya selama ini dengan pencapaian yang sudah diraih Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Buwas mengaku merasa malu dengan Menteri Susi.

Buwas menilai, Menteri Susi adalah pejabat negara yang konsisten dengan pekerjaannya. Susi, menurut Buwas, juga dinilai tegas terhadap kapal-kapal asing yang mencuri dari perairan Indonesia.

“Saya malu loh sama Bu Susi. Saya laki, beliau perempuan. Kalau saya enggak bisa konsisten kayak beliau lebih baik saya dikebiri saja,” kata Waseso dalam diskusi ketahanan pangan di Menara Kadin, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Baca: Prabowo: Bu Susi Mungkin Sebentar Lagi Direshuffle karena Ungkap Kerugian Negara

“Sebisa mungkin jangan sampai impor pangan karena ini negara agraris dan seperti Bu Susi, saya bangga sama beliau yang konsisten, tenggelamkan, pakai kekerasan,” lanjut Buwas.

Budi Waseso memang menentang kebijakan impor bahan pangan, terutama beras, selama belum benar-benar dibutuhkan. Dia yakin bahwa Indonesia tidak butuh impor lantaran merupakan negara agraris yang besar.

Dia mengakui, keteguhannya untuk tidak melakukan impor juga merupakan janjinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pertama kali dilantik menjadi Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Waktu ditunjuk Presiden saya ditanya bisa enggak untuk tidak impor? Saya bilang ke Presiden Insyaallah saya bisa enggak impor karena ini negara agraris, semuanya ada,” tegas mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu.

Baca: Buwas Minta Mantan Bos Bulog Jangan Jadi Pengkhianat Bangsa Terkait Impor Beras