Politik

SBY: 10 Tahun Pencapaian RI Tidak Jatuh dari Langit

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Tribunnews/Fransiskus Adhiyuda)

Jurnalindonesia.co.id – Presiden ke-6 sekaligus Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memaparkan pencapaian pemerintahannya selama dua periode. Dari soal ekonomi, hukum hingga pertahanan keamanan.

Dalam periode 2004-2014, kata SBY, pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 6%.

“Selama 10 tahun, ekonomi kita tumbuh rata-rata 6%. Kemudian pengangguran turun dari 9,9% menjadi 5,7%. Kemiskinan juga turun dari 16,7% menjadi 10,96%, artinya kita bisa menurunkan angka kemiskinan sekitar 6%, atau setara dengan 8,6 juta orang yang keluar dari jerat kemiskinan. Sementara itu, lingkungan hidup kita makin terjaga. Ini membuktikan bahwa Strategi 4 Jalur dapat kita capai. Berarti pula kita dapat memenuhi janji kita,” kata SBY dalam pidatonya di acara HUT ke-17 PD di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).

SBY menyebut pendapatan per kapita (GBP) pemerintah saat itu naik dari Rp 10,55 Juta menjadi Rp. 36,5 Juta. Juga, rasio utang pemerintah terhadap PDB turun dari 56,6% menjadi 25,6%.

“Atas capaian tersebut, sejak tahun 2008, Indonesia menjadi anggota G-20 atau grup negara-negara dengan ekonomi terbesar dunia,” ujar SBY.

Baca: Fahri Hamzah: SBY Kesal Dianggap Nggak Sukses

Dalam bidang pertahanan, SBY mengatakan, keamanan dalam negeri membaik. Indikasinya, selesainya konflik bersenjata di Aceh. Tidak hanya itu, pemerintahan SBY melakukan pembaharuan terhadap alutsista di TNI secara masif.

Selain itu, SBY juga bicara soal pemberantasan korupsi yang tanpa tebang pilih. Dia menegaskan, tidak ada intervensi dari penguasa dalam penegakan hukum.

“Di bidang hukum dan keadilan, kita melakukan penegakan hukum termasuk pemberantasan korupsi yang agresif dan tidak tebang pilih. Pemberantasan terorisme dan kejahatan Narkoba juga kita lakukan secara serius. Satu hal yang kita pegang teguh, tidak ada intervensi kekuasaan dan campur tangan politik dalam penegakan hukum dan keadilan,” ucap SBY.

Baca: SBY: Keluarga dan Sahabat Sering Tidak Tega Lihat Saya “Dibully”

Atas semua capaian itu, SBY menyatakan janji politiknya bersama Partai Demokrat dalam pembangunan Indonesia terwujud. Presiden ke-6 RI itu menegaskan, capaian-capaian tersebut tidak diperoleh secara asal-asalan dan auto-pilot.

“Semua hal yang telah kita raih dan capai itu tentulah tidak jatuh dari langit. Ada rencananya, ada programnya, dan ada implementasinya. Ini semua memerlukan kepemimpinan dan manajemen pemerintahan yang efektif dari pusat hingga daerah. Jadi jelas bukan asal-asalan dan bukanlah auto-pilot,” ucap SBY.