Daerah, Sumatera Utara

BEM SI Curiga Ada Upaya Tutupi Aksi Mahasiswa Demo Jokowi

Seorang mahasiswi membawa poster Jokowi saat melakukan aksi di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (21/5/2018). (Foto: TribunMedan/Satia)

Jurnalindonesia.co.id – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumatera, Fauzul, menyayangkan media-media yang tak memberitakan seputar demonstrasi mahasiswa yang dilakukan selama akhir pekan ini.

Diketahui, sejumlah elemen mahasiswa di beberapa kota di Indonesia melakukan aksi turun ke jalan menyuarakan protes kebijakan pemerintah, terutama isu pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika dan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal ekonomi.

“Ke mana media saat kami turun ke jalan lakukan aksi. Tak mencuat saat kami lakukan aksi sebelum-sebelumnya,” kata Fauzul, dalam salah satu acara talkshow di televisi swasta, Minggu (16/9).

Fauzul menegaskan, aksi demonstrasi mahasiswa akhir-akhir ini murni suara kegelisahan rakyat terhadap kondisi perekonomian bangsa.

“Bisa kita rasakan, kami punya empati apa yang dirasakan rakyat saat ini, dengan beberapa harga pangan naik,” ujar Fauzul.

Baca juga: Rupiah Melorot, Ribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Sri Mulyani

Demo di gedung DPRD Sumut

Sebelumnya, ratusan mahasiswa dari sejumlah universitas di Kota Medan, di antaranya Universitas Sumatera Utara, Polmed, Polmedia, UMSU, Panca Budi, UMN, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin (21/5/2018).

Seperti dilaporkan Tribun Medan, aksi tersebut menyebabakan kemacetan parah di Jalan Raden Saleh menuju Jalan Balai Kota dikarenakan mereka melakukan penutupan di Jalan Imam Bonjol.

“20 tahun sudah reformasi belum juga ditegakkan, kami minta agar diperbaiki atau revolusi,” kata seorang mahasiswi yang mengenakan jas almamater berwarna hijau.

Mahasiswa menilai selama 20 tahun pemerintah tidak menjalankan tugas-tugasnya memperbaiki sistem pemerintahan. Di antara mereka ada yang membawa poster Presiden Indonesia saat ini.

“Turunkan Jokowi-JK! Tindak tindakan yang mereka lakukan!” ucap seorang mahasiswai mengenakan hijab putih dengan membawa poster foto Presiden Jokowi.

Tampak massa juga mendorong-dorong pagar gedung DPRD Sumut. Hingga pukul 15.30 WIB massa masih terus memaksa untuk masuk ke dalam gedung.

“Dorong-dorong. Kami mau masuk, satu, dua, tiga, dorong teman-teman,” ucap pedemo di depan Gedung DPRD Sumut.

Di dalam gedung terlihat satu mobil water canon dipersiapkan untuk menghalau aksi tersebut.

“Tolong pinggirkan mobilnya. Kalian pikirkan sekali lagi adik-adik. Tolong jangan rusak kantor ini,” ucap Kapolsek Medan Baru menggunakan pelantang suara.

Baca juga: Sri Mulyani Tantang Debat Mahasiswa Penolak Utang Tapi Prosubsidi

Loading...