Daerah, DKI Jakarta

Anies Potong Anggaran Penanggulangan Banjir hingga Rp242 M, DPRD DKI: Ini yang Buat Anggaran “Sopo”?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut membersihkan sampah di Teluk Jakarta
Anies di Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (19/3/2018). (Foto: detikcom)

Jurnalindonesia.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana memotong anggaran penanggulangan banjir pada Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018.

Ada 4 program yang anggarannya akan disunat, yang mana angkanya mencapai Rp242 miliar.

Anggaran pertama yang Anies potong adalah program pembangunan prasarana kali atau sungai dan kelengkapan pada sistem aliran timur. Anggaran program ini dikurangi Rp87 miliar.

Kedua, anggaran pada program pembangunan saluran, saluran penghubung, dan kelengkapan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara. Anggaran program ini dipotong Rp64 miliar.

Baca Juga:  Mantan Wakapolda Sumut Ditemukan Tewas dengan Tubuh Bersimbah darah dan Kaki Terikat

Selain itu pemeliharaan saluran tepi jalan, saluran penghubung, dan kelengkapan di wilayah Jakarta Barat, dikurangi Rp57 miliar.

Terakhir adalah program pembangunan Waduk Embung dan kelengkapan pada sistem aliran timur. Program ini anggarannya dipotong Rp34 miliar.

Baca: DPRD DKI Sebut Program Anies-Sandi Ngambang dan Membingungkan

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi sempat mempersoalkan pencoretan anggaran dalam rapat pembahasan APBD-P 2018.

“Masalah anggaran banjir, saya lihat sekarang ini kenapa diturunkan? Seharusnya ditambah. Misalnya suatu saat kekurangan anggaran, kita sudah siap. Ini yang buat anggaran sopo (siapa)?” ucap Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/8).

Baca Juga:  Terkait Mobil Ratna Sarumpaet, Fahri: Anies Harus Jelaskan Apa yang Terjadi

Prasetio pun meminta Anies untuk berpikir ulang. Jangan sampai mengganti hal yang sudah baik di pemerintahan sebelumnya.

Pembahasan pencoretan anggaran penanganan banjir dan anggaran lainnya pun akan dibahas secara lebih rinci di rapat kerja antara Pemprov DKI Jakarta dan komisi-komisi DPRD DKI Jakarta.

“Nanti dibahas rinci di komisi, alasannya di sana, tapi yang pasti anggaran kami tidak ada yang janggal,” tutur Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat ditemui usai rapat itu.

Baca Juga:  Soal Demo Angkot Tanah Abang, Anies Minta Semua Pihak Sabar

Baca: Sindir Soal Banjir, Anggota DPRD DKI: Saya Baru Paham Alasan Jokowi Pecat Anies