Politik

Habib Novel Sebut #2019GantiPresiden Gerakan Dakwah Antipenjajah

Sekjen Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin menyapa awak media di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/1). Kedatangannya untuk melaporkan Ahok atas pencemaran nama baik. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Jurnalindonesia.co.id – Persaudaraan Alumni (PA) 212 bakal menggencarkan deklarasi gerakan #2019GantiPresiden. Menurut Juru Bicara PA 212 Habib Novel Alaydrus atau yang lebih akrab dipanggil dengan Habib Novel, berbagai penolakan dan pengadangan di daerah tak akan menyurutkan langkah untuk mendeklarasikan gerakan mengalahkan Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 itu.

“Kami alumni 212 terus mendukung #2019GantiPresiden dan terus akan kami lanjutkan. Karena gerakan dakwah ini untuk membela negara yang sedang dalam bahaya penjajahan,” kata Novel kepada JPNN.com, Minggu (26/8).

Baca Juga:  Terkait Tujuh Tokoh Muslim Jadi Penantang, Ahok: Ah

Baca: PA 212: Rezim Jokowi Juara Mengekang Kebebasan Berekspresi

Pegiat Front Pembela Islam (FPI) yang beken disapa dengan panggilan Habib Novel itu menyebut gerakan #2019GantiPresiden sah berdasarkan konstitusi Indonesia dan asas hak asasi manusia (HAM) internasional. Bahkan, katanya, KPU maupun Bawaslu menyebut gerakan itu sebagai aksi yang sah dan bukan kampanye.

Baca Juga:  Anggap Rezim Jokowi Semakin Ngawur, Habib Rizieq: Terlalu Lama Menanti 2019

“Saya juga meminta kepada aparat kepolisian untuk bisa bersikap netral serta melindungi warganya dalam mengawal hak-hak warga negaranya karena ini adalah juga bentuk mengawal hak asasi manusia,” pungkas dia.

SUMBER