Kursi kosong di Istora saat digelar final bulutangkis beregu putra Asian Games 2018 (Foto: 20Detik)

Jurnalindonesia.co.id – Direktur Media dan Public Relation Inasgoc Danny Buldansyah membenarkan adanya surat yang dikirim oleh Direktur Olympic Council of Asia (OCA), Jenderal Husain Al Musallam, kepada Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 atau Inasgoc pada Selasa (21/8/2018).

Dalam surat itu, Al Musallam menuliskan banyaknya kursi kosong yang diperuntukkan bagi tamu VIP, ofisial, dan atlet di venue pertandingan tidak terlihat baik untuk penyiaran dan menyebabkan banyak kebingungan.

Oleh karena itu, OCA meminta agar Inasgoc membatasi kursi yang diperuntukkan kepada official, tamu VIP, dan atlet tak lebih dari 10 persen dari total kursi penonton.

Danny mengatakan, Inasgoc siap melaksanakan instruksi OCA. Inasgoc akan membatasi kursi undangan pada setiap pertandingan sehingga bisa diperuntukkan bagi penonton yang membeli tiket mulai Sabtu (25/8/2018).

“Intinya jadi nanti alokasi tempat buat undangan dibatasi baik official atau atlet menjadi tidak lebih dari 10 persen,” ujar Danny saat dihubungi, Jumat (24/8/2018) malam.

“Kalau nanti ada tamu undangan datang tapi semua kursi sudah penuh, ya mereka tetap gak bisa masuk karena kursi dialokasikan untuk penonton yang beli tiket,” sambungnya.

Danny menjelaskan Inasgoc masih akan diskusi tentang penambahan jumlah tiket untuk semua pertandingan mulai Sabtu.

“Kita lihat dulu lah nanti tentang penambahannya,” tambah Danny.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ‘OCA Surati Inasgoc untuk Batasi Kursi Undangan Asian Games‘.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *