Sport

Pujian Media Internasional pada Pembukaan Asian Games 2018

Acara pembukaan Asian Games 2018
Acara pembukaan Asian Games 2018. (Foto: istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Acara pembukaan pesta olahraga Asia, Asian Games 2018, menuai pujian tidak hanya dari publik dalam negeri, tapi juga internasional.

Seperti dilaporkan Reuters, media New York Times menyebut pembukaan Asia Games di Indonesia berlangsung megah.

“Indonesia Welcomes Asia With Explosive Opening Ceremony,” demikian judul berita New York Times, di laman nytimes.com, Sabtu (18/8/2018).

“Pertunjukan spektakuler, termasuk simulasi erupsi gunung berapi, membuat langit Jakarta bercahaya Sabtu malam saat Indonesia menyambut para atlet terkemuka pada upacara pembukaan Asian Games Ke-18,” lanjut tulis tersebut.

Penampilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara itu pun mendapat catatan khusus.

“Presiden Joko Widodo membuat cara yang dramatik dan tidak kuno saat memasuki Stadion Gelora Bung Karno, dengan menggunakan sepeda motor ke atas panggung sebelum secara resmi membuka kejuaraan akbar di Asia yang diselenggarakan di Indonesia untuk kedua kalinya,” tulis New York Times.

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi menghadiri pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. (Foto: Xinhua News)

Pada saat membuka secara resmi Asian Games 2018, Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia merasa bangga dan terhormat menerima kehadiran tamu-tamu khusus dari 45 negara.

Baca Juga:  [Liga Champions] Prediksi Leicester City vs FC Copenhagen 19 Oktober 2016

Tak kurang dari 50.000 hadirin berada di lokasi yang sama pada pembukaan Asian Games tahun 1962 silam.

“Selama Asian Games Ke-18, kami negara-negara di Asia ingin memperlihatkan bahwa kami bersaudara,” kata Presiden Jokowi.

Sejumlah peristiwa bersejarah dicatat media internasional ini.

Kehadiran atlet Korea Utara dan Selatan melokalisasi ketegangan di Semenanjung Korea saat mereka berbaris bersama dalam bendera yang sama.

Sambutan meriah juga diberikan kepada kontingen dari Palestina dan Kuwait. Kuwait bisa kembali tampil dalam kejuaraan setelah melewati masa hukuman akibat campur tangan pemerintah dalam olahraga.

Baca Juga:  Dipinjami Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri Bakal Bela Klub Raksasa Portugal?

Presiden Komite Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah menyambut kembali Kuwait dalam dunia olahraga antarbangsa.

“Kita bangga melihat para atlet Kuwait kini bisa berlombang di bawah bendera negara mereka, melengkapi seluruh 45 bendera anggota kita,” ucapnya.

Acara pembukaan Asian Games 2018

Acara pembukaan Asian Games 2018. (Foto: istimewa)

Fokus acara pembukaan berpusat pada set panggung berupa replika gunung berapi tempat 3.600 penari mempertontonkan tarian mereka dalam berbagai kostum warna-warni, menghibur hadirin yang antusias dan jutaan orang lainnya yang menonton di seluruh benua melalui TV.

Baca: Ini Ternyata Rahasia Kecepatan “Ganti Baju” pada Tarian Pembukaan Asian Games

Puncak acara terjadi saat mantan juara bulutangkis Olimpiade, Susi Susanti, membawa obor ke puncak gunung berapi dan menyalakannya dengan diiringi semburan kembang api yang spektakuler.

New York Times juga menuliskan, ada 100.000 personel polisi dan militer yang bertugas untuk mengamankan jalannya pertandingan.

Baca Juga:  Tampil Sempurna Bersama Spanyol, Manchester City Siap Boyong Isco

Tak hanya itu, teknologi pengenalan wajah juga digunakan di sejumlah titik.

Upacara berdurasi dua jam setengah itu dipenuhi warna dikombinasikan dengan berbagai tarian tradisi, serta mengheningkan cipta untuk 460 yang tewas gempa bumi yang mengguncang Lombok.

Sekitar 13.000 atlet dari 45 negara peserta Asiam Games akan berkompetisi dalam 40 cabang olahraga multi-cabang terbesar di luar Olimpiade.

Indonesia secara sukarela menjadi tuan rumah Olimpiade setelah Vietnam mundur pada tahun 2014 dengan alasan masalah keuangan.

Kejuaraan multi-cabang yang akan berakhir pada 2 September ini untuk pertama kali diselenggarakan di dua kota, yakni Palembang di Sumatra dan Jakarta, Ibu Kota Indonesia.