Daerah, Jawa Timur, Pendidikan

Tanggapan Kadisdik Terkait Karnaval TK Bercadar dan ‘Bersenjata’ di Probolinggo

Salah satu TK peserta karnaval 17 Agustus di Probolinggo mengenakan cadar seraya memegang senjata mainan. (Foto: istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Pawai karnaval PAUD dan TK di Probolinggo ramai diperbincangkan lantaran salah satu peserta ada yang mengenakan jubah dan cadar serta menenteng senjata api mainan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Probolinggo mengaku telah memanggil pihak TK yang diketahui merupakan TK Kartika V 69 Kota Probolinggo.

“Kami sudah panggil kepsek bersangkutan. Dan beliau menjelaskan bahwa penampilan itu, sekedar untuk hiburan dan tidak ada maksud negatif,” kata Maskur kepada wartawan, Sabtu (18/8/2018).

Baca Juga:  Ridwan Saidi Sarankan Anies Patuhi Rekomendasi Ombudsman Soal Tanah Abang

Baca: Penjelasan Pihak Sekolah Terkait Karnaval Bercadar dan “Bersenjata”

Maskur mengatakan, Kepsek TK Kartika berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Meski demikian Maskur berencana memanggil kembali kepala sekolah beserta para guru di TK tersebut untuk penjelasan yang lebih lengkap.

“Segera kami panggil lagi pihak TK bersangkutan bersama guru-gurunya,” pungkas Maskur.

Pawai karnaval PAUD dan TK se-Kota Probolinggo viral di media sosial dan menjadi perbincangan. Salah satu peserta, yakni TK Kartika V 69 Kota Probolinggo, mengenakan jubah dan cadar. Selain itu anak-anak TK ini juga membawa tiruan senjata api yang terbuat dari kertas.

Baca Juga:  Daftar Nama Siswa yang Lolos SNMPTN 2018 Bisa Dicek di Sini

Baca: Viral TK Peserta Karnaval Agustusan di Probolinggo Bercadar dan ‘Bersenjata’