Nasional

Karni Ilyas Bantah ILC Lakukan Provokasi dan Pencemaran Nama Baik

Pembawa acara ILC TVone, Karni Ilyas.
Pembawa acara ILC TVone, Karni Ilyas. (Foto: istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU DIY merilis fatwa haram menonton acara ‘Indonesia Lawyers Club’ (ILC) di TVOne. Alasannya, karena tayangan itu dinilai provokatif dan mencemarkan nama baik.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama TVOne yang juga pembawa acara ILC, Karni Ilyas, tegas menampik tuduhan tersebut. Dia menyatakan, tayangan ILC selalu berimbang dan tidak ada pencemaran nama baik seseorang.

“Kita selalu berimbang, selalu dua pihak, tidak ada orang yang kita cemarkan. Kalau koruptor dengan sendirinya tercemar. Kalau orang bener ya nggak pernah kita cemarkan. Kalau hanya melakukan kesalahan, semua media harus mengontrol orang itu,” kata Karni Ilyas kepada detikcom, Kamis (16/8/2018).

Baca Juga:  Diduga Hina Banser, Ketua MUI Jagakarsa Diperiksa Polisi

Baca: PWNU DIY Keluarkan Fatwa Haram Nonton ILC TVOne, Ini Alasannya

Karni pun membantah pihaknya melakukan provokasi dan pencemaran nama baik seperti yang dituduhkan PWNU DIY. Dia menjelaskan pihaknya menjalankan tugas jurnalis, yaitu watch dog atau anjing penjaga.

“Jadi menurut saya, tidak ada semua yang dituduhkan, yang mereka sampaikan itu. Malah kalau saya, kenapa selama ini lembaga-lembaga agama malah tidak ada yang mengharamkan tayangan-tayangan takhayul, yang mistik-mistik, atau yang mengarah ke porno. Kok larinya ke ILC,” ucapnya.

“Tapi kita bukan dalam konotasi menghina orang. Tapi kalau dalam kepentingan publik bermasalah, apa boleh buat. Itu adalah tugas wartawan sebagai watch dog, sebagai anjing penjaga. Sebagai wartawan, nggak boleh diam kalau ada lembaga-lembaga resmi, semua yang menyangkut kepentingan publik harus kita kritisi. Kalau nggak benar, itu kita beritakan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Klarifikasi Rocky Gerung soal Kitab Suci Fiksi: Saya Enggak Pakai KBBI

Sebelumnya, Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LBM PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan fatwa haram terhadap program ILC TVOne. Fatwa tersebut dirilis dalam diskusi hukum agama yang digelar LBM PWNU DIY di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede, Yogyakarta, pada Jumat (10/8) lalu. Diskusi tersebut dipimpin langsung Ketua LBM PWNU DIY, Fajar.

Fajar mengatakan, diskusi hukum agama tersebut berangkat dari keresahan masyarakat terhadap tayangan televisi yang provokatif seperti ILC. Kemudian, masyarakat meminta fatwa dari LBM PWNU DIY untuk dijadikan pedoman.

Baca Juga:  Ratna Sarumpaet: Saya Minta Maaf Telah Sebar Berita Hoax

“Pertanyaannya (masyarakat) begini, ‘bagaimana hukum menayangkan program televisi yang mengandung konten provokatif dan pencemaran nama baik seperti ILC?’ Kemudian kita jawab, ‘hukumnya menayangkan program televisi dalam acara apapun, termasuk ILC yang mengandung konten provokatif dan ada unsur pencemaran nama baik hukumnya haram’,” kata Fajar kepada detikcom, Kamis (16/8/2018).

Baca selengkapnya: PWNU DIY Keluarkan Fatwa Haram Nonton ILC TVOne, Ini Alasannya