Politik

Ahmad Dhani Sebut Kabar Ma’ruf Amin Akan Disabotase Datang dari Langit

Ahmad Dhani
Ahmad Dhani. (Foto: Antara/Sigid Kunriawan)

Jurnalindonesia.co.id – Ahmad Dhani mengklaim mendapat kabar adanya upaya sabotase tes kesehatan terhadap Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi), KH Ma’ruf Amin.

Pada saat ditanya dari mana kabar tersebut diperoleh, Dhani menjawab dengan kata kiasan.

“Dari langit,” katanya, sebagaimana dilansir JawaPos.com, Senin (13/8).

Meski demikian, Dhani menegaskan bahwa kabar tersebut bukan berasal dari orang Gerindra. Dia mengaku kabar itu datang dari para pihak di lingkaran Istana.

“Nggak mungkin lah dari Gerindra. Dari dalam pusaran kekuasan. Delapan persen penguasa temen saya juga. Beberapa ada yang kasih kabar,” kata pentolan band Dewa 19 yang kini menjadi politikus Gerindra itu.

Oleh karena itu, Dhani berharap semua warga Nahdliyin mendoakan agar Ma’ruf Amin lolos tes kesehatan.

“Makanya harus didoakan supaya lolos, supaya tidak dijegal,” ucapnya.

Juga, agar Ma’ruf tetap bisa maju sebagai calon wakil presiden pada 2019 mendatang.

“Harus didoakan supaya Insyaallah tetap menjadi calon Jokowi (Joko Widodo),” pungkas calon legislatif Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dari Partai Gerindra itu.

Baca juga: Dhani Batal Jual Rumahnya Gara-gara Calon Pembelinya Ternyata “Ahoker”

Adapun Ma’ruf Amin sendiri telah menjalani tes di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Minggu (12/8).

Sementara itu, Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai, apa yang diucapkan Dhani tersebut hanya sifatnya kecurigaan semata.

Menurut Pangi, tak mudah melakukan upaya sebotase semacam itu.

“Dalam politik apapun mungkin terjadi. Namun melihat kondisi Ma’ruf yang terlihat sehat sulit bagi tenaga dokter tidak meloloskan tes kesehatannya, atau mencari-cari kesalahan demi menjegal Ma’ruf,” kata Pangi kepada JawaPos.com, Selasa (14/8).

Pangi pun yakin tim medis yang terdiri dari dokter IDI dan RSPUD Gatot Subroto akan profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Nggak mungkin bermain-main atau memantik api konflik IDI dan Rumah Sakit Gatot Subroto,” ujar Pangi.

Jika toh ada yang mencoba ‘bermain-main’ di balik tes kesehatan seorang calon, makan akan fatal akibatnya.

“Maka pilpres bisa berpotensi chaos,” tandas Pangi.

Memang berdasarkan undang-undang, calon wakil presiden yang gagal tes kesehatan, maka partai pengusung bisa mencarikan alternatif pengantinya.

Baca juga: Terungkap, Ternyata “Ancaman” NU Akan Tinggalkan Jokowi Atas Perintah Ma’ruf Amin

Loading...