Daerah, NTB

Kunjungi Lombok, Jokowi Imami Salat Magrib Korban Gempa di Tenda Pengungsi

Presiden Jokowi menjadi imam
Presiden Jokowi menjadi imam salat Magrib di tenda pengungsian korban gempa Lombok. (Foto: Istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan didampingi Gubernur NTB M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) meninjau lokasi pengungsian korban bencana gempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 13 Agustus 2018. Dalam tinjauannya itu, Jokowi sempat menunaikan salat Magrib berjemaah dengan para pengungsi.

Dikutip dari detikcom, Senin (13/8/2018), salat Magrib tersebut dilaksanakan ketika Jokowi meninjau penanganan pengungsi di Dusun Karangkates, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Saat peninjauan itu, Jokowi juga berdialog dengan warga.

Seusai perbincangan, Jokowi kemudian menunaikan salat Magrib. Jokowi mengambil wudu di tempat penampungan air bersih untuk para pengungsi. Tampak Gubernur Zainul Majdi turut mengambil wudu.

Salat Magrib kemudian digelar di bawah tenda yang dibangun seadanya. Sajadah juga tak banyak. Untuk mengganti sajadah, kain khas Lombok digelar untuk saf jemaah.

Baca Juga:  Istana: Tidak Ada Kelalaian Soal Arcandra, Ini Bukti Jokowi Responsif

Baca: Jokowi Jadi Imam Salat Asar di Ambon, Menag, Din Syamsuddin, Kapolri dan Panglima TNI Makmum

Presiden Jokowi menjadi imam salat Magrib di tenda pengungsian korban gempa Lombok. (Foto: Viva/Agus Rahmat)

Presiden Jokowi menjadi imam

Presiden Jokowi menjadi imam salat Magrib di tenda pengungsian korban gempa Lombok. (Foto: Istimewa)

Tenda tersebut juga didirikan dengan tiang-tiang dari bambu. Untuk penutupnya, dipasang ‘dinding’ yang dibuat dari plastik karung.

Saat hendak salat, awalnya Jokowi mempersilakan TGB menjadi imam. Tetapi TGB dan warga justru meminta Jokowi yang menjadi imam. Salat Magrib pun dilaksanakan bersama warga di tenda pengungsian tersebut.

Baca Juga:  Mustofa Nahra Sebut Ada Operasi Intelijen di Balik Insiden Intimidasi di CFD

Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan Jokowi menyambangi lokasi pengungsian Desa Gondang, Kecamatan Gangga.

“Di lokasi tersebut, Kepala Negara sempat berdialog dengan warga, menghibur anak-anak di tenda pengungsian, dan melaksanakan ibadah salat Magrib berjemaah bersama warga setempat,” ucap Bey dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Salah Satu Pengurus MUI Pusat Protes Jokowi Jadi Imam Salat

Jokowi berencana menginap di tenda yang telah disiapkan. “Informasinya sudah disiapkan tenda untuk Pak Presiden menginap,” kata Menteri Sosial Idrus Marham dikonfirmasi secara terpisah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/8).

Pengungsi capai 270 ribu orang

Hampir sepekan pasca-gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) di Lombok, tercatat 270.168 jiwa mengungsi di ribuan titik.

Baca Juga:  Duh, Teganya Anggota Dewan, Dana Rehabilitasi Gempa pun Dikorupsi

Hasil analisis citra satelit memperlihatkan kerusakan bangunan masif terjadi di Kabupaten Lombok Utara dengan hampir 75 persen permukiman hancur dan rusak.

Sementara itu, pembaruan data menunjukkan, korban meninggal bertambah menjadi 321 orang dengan sebaran di Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 7, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang. Diperkirakan lebih dari 67 ribu rumah rusak akibat gempa.

DETIKCOM