Daerah, DKI Jakarta

Bantah Proyek Rumah DP Rp 0 Mandek, Kontraktor Sebut Ada Keterlambatan Karena Ini

Foto: detikcom

Jurnalindonesia.co.id – Sejak diresmikan 8 bulan lalu hingga kini belum nampak aktivitas pengerjaan pada proyek rumah DP Rp 0 di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, atau yang diberi nama Klapa Village.

Apakah proyek besutan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno ini mandek?

PT Totalindo Eka Persada Tbk selaku kontraktor proyek DP Rp 0 memastikan, proyek yang diresmikan pada Rabu, 18 Januari 2018 lalu itu tetap berjalan, meskipun ada keterlambatan.

“Jadi itu terlambat karena gambar (desain proyek) yang dulu kita ubah, baru setelah gambar diubah baru dicek konsultan, (setelah itu) baru urus izin. Nah sudah urus izin baru (memulai pekerjaan fisik),” kata Direktur Utama Donald Sihombing kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Baca: Lengang, Begini Penampakan Proyek Rumah Dp Rp 0 Setelah 8 Bulan Groundbreaking

Pihak Totalindo menjelaskan, perubahan desain ini perlu dilakukan karena proyek di lahan tersebut sebelumnya digarap oleh kontraktor lain.

“Dulu kan kita take over dari orang. Dia kan ini desainnya ada perubahan desain. (Tujuannya) pokoknya perubahan desain gambar yang dulu kita ubah supaya lebih efisien,” ucap Donald.

Setelah perubahan desain selesai masih ada tahapan lain yang harus dilakukan. Itu dilakukan dengan mengikuti arahan dari konsultan.

“Artinya ada aturan yang harus ada konsultan, kapan kita boleh ngecor fondasi, itu semua ada tahapannya. Kita bukan proyek ini berhenti,” tegasnya.

Baca: Konsep Belum Jelas, Pemprov DKI Batal Bentuk BLUD Program Rumah DP Rp 0

Optimis akhir tahun berdiri 20 lantai

Meski mengalami kelambatan, namun Totalindo optimis akhir tahun 2018 nanti proyek rumah DP Rp 0 mulai kelihatan wujud fisiknya.

“Sampai akhir tahun (akan terbangun sampai) lantai 20,” ujar Donald.

Donald optimistis target tersebut bisa tercapai di akhir tahun nanti

“Kita bikin gedung itu tiap 5 hari naik selantai, 5 hari naik selantai. Saya bangun Hotel Mulia (Senayan, Jakarta) 42 lantai cuma 10 bulan,” katanya.

“Saya ini kerja ini mungkin sampai akhir bulan ini selesai mancang, terus sampai akhir bulan itu dari situ cor. Kita masih ada 4 bulan untuk struktur itu kelar. Sampai Desember kita targetnya kelar struktur,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menambahkan, sampai akhir tahun target pembangunan mencapai 35%.

“(Sampai akhir tahun progresnya) 35% minimal. (Gambaran fisiknya) sudah naik tuh (konstruksinya), sudah naik. Saya nggak tahu persis tapi sudah naik,” kata Yoory kepada detikFinance.