Daerah, DKI Jakarta

Trik Sukses Rusia Tangani Piala Dunia Akan Sandi Terapkan untuk Asian Games

Sandiaga Uno saat menerima komunitas pesepeda.
Sandiaga Uno saat menerima komunitas pesepeda di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/3). (Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan)

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan pengalamannya saat berkunjung ke Moskow, Rusia beberapa hari lalu.

Menurutnya, Moskow adalah kota yang sangat macet. Hingga Sandi mengaku sempat terjebak kemacetan saat menuju bandara untuk pulang ke Indonesia.

Sandiaga pun mengaku hampir ketinggalan pesawat menuju Jakarta. Sedangkan istrinya, Nur Asia, ketinggalan pesawat akibat kemacetan tersebut.

“Saya hampir miss flight waktu kemarin karena macetnya luar biasa. Istri saya dan rombongan DKI hari ini miss flight,” tutur Sandiaga dalam rapat persiapan Asian Games di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018).

Baca Juga:  Terkait Tanah Abang, Sandiaga: Jangan Menghakimi Kami dengan Wawancara yang Sifatnya Anekdotal

Kendati Moskow sangat macet, Sandiaga menyebut pemerintah di kota itu sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.

Alasannya, kata Sandi, Pemerintah Kota Moskow melakukan rekayasa lalu lintas. Sandiaga pun mempelajari kesuksesan Kota Moskow dalam Piala Dunia 2018.

“Macetnya Kota Moskow itu luar biasa. Tapi, pas pelaksanaan Piala Dunia itu bisa dilakukan simulasi,” kata Sandiaga.

“Menurut saya ada dua keputusan kunci yang mereka ambil, yaitu ada 1 command control untuk traffic, di mana di situ ada pejabat yang senior yang bisa mengambil keputusan untuk merekayasa lalu lintasnya,” lanjutnya.

Baca Juga:  Sandiaga Blusukan di Pasar Induk Kramat Jati Pantau Harga Pangan

Baca juga: Sandiaga: Pemerintah Moskow Salut dengan Program Ganjil-Genap di DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam rapat persiapan Asian Games di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (4/8/2018). (Foto: Kompas/Nursita Sari)

Selain itu, menurut Sandi, yang dilakukan Pemerintah Kota Moskow adalah memasang 160 ribu kamera CCTV di seluruh penjur Kota Moskow.

Terakhir, Pemerintah Kota Moskow menggunakan walkie talkie sebagai alat komunikasi untuk mengantisipasi jaringan telekomunikasi down karena banyaknya orang yang datang ke Moskow saat Piala Dunia.

Baca Juga:  Kunjungi PRJ, Rombongan Sandiaga Uno Kena Jambret

Sandiaga mengatakan, cara yang dilakukan Pemerintah Kota Moskow tersebut bisa menjadi contoh untuk pelaksanaan Asian Games 2018, termasuk torch relay atau kirab obor Asian Games.

“Nanti kayak torch relay juga kami perlukan juga satu command control,” ucap Sandiaga.

Baca juga: Kunjungan Sandiaga ke Moskow Dianggap Cuma Refreshing Buang Pening