Daerah, DKI Jakarta

Soal Ganjil-Genap, M Taufik: Itu yang Marah-marah Netizennya Ahok, Kalau Netizennya Anies Nggak!

Mohamad Taufik
Ketua DPD Gerindra DKI yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik. (Foto: Pos Kota)

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengklaim kebijakan ganjil-genap sukses menurunkan angka kemacetan di jalan protokol.

Taufik berpendapat warganet yang mengkritik kebijakan tersebut di media sosial hanya tidak suka dengan kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Netizen marah ganjil-genap karena Pak Anies-nya gubernur, yang marah netizennya Ahok saja, kalau netizen Pak Anies mah enggak,” kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Kamis (2/8).

Baca: Ganjil Genap Berlaku, Anies Minta Pengendara Biasakan Taati Aturan di DKI

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, kemacetan memang menurun di area penerapan kebijakan ganjil-genap. Jika terjadi kemacetan di wilayah lain, Taufik mengatakan, itu adalah kondisi Jakarta.

Dia berseloroh jalanan di Jakarta memang harus dibuat tiga tingkat dulu agar tidak macet.

“Kalau enggak mau macet mesti ada 3 lantai jalan di Jakarta karena jumlah kendaraan yang tidak sebanding. Tapi saya bersyukur ini di Sudirman-Thamrin yang tadinya macet setengah mati, sekarang sore pun bisa jalan,” katanya.

Baca: Ini Alasan Pemprov DKI Hitam-Putihkan Kembali Pembatas Jalan Warna-warni

Taufik pun meminta Pemprov DKI menyosialisasikan ganjil-genap lebih masif lagi. Selain kebijakan ganjil genap, penutupan jalan tol juga dikritik masyarakat.

Di media sosial, banyak yang mengkritik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kemacetan yang ditimbulkan akibat penutupan tol ini.

Terkait itu, Taufik mengatakan, apabila protes warga karena penutupan pintu tol, maka itu bukanlah tanggung jawab Anies selaku gubernur DKI.

“Yang tutup tol bukan Pak Anies loh, orang musti paham juga mana kewenangan gubernur mana bukan, jangan apa-apa disalahin gubernur dong. Saya kira kalau mau kritik mesti objektif,,” kata Taufik.

 

Sumber: kompas

Loading...