Politik

Neno Warisman Sempat Telpon Fahri dan Fadli Saat Ditolak di Batam

Neno Warisman
Neno Warisman

Jurnalindonesia.co.id – Aktivis #2019GantiPresiden Neno Warisman sempat sempat melakukan panggilan video (video call) dengan Fadli Zon dan Fahri Hamzah saat terjebak di Bandara Hang Nadim Batam.

Momen video call antara Neno dengan Dua Wakil Ketua DPR itu terungkap lewat sebuah video berdurasi 1 menit yang beredar di media sosial. Tampak komunikasi video itu dilakukan di ruangan milik Fadli Zon.

Dalam video itu, Neno mengadukan soal dirinya yang terjebak dan tak bisa keluar dari bandara pada Sabtu (27/7/2018) itu. Neno bahkan menyebut suasana saat itu seperti orang mau perang.

Fahri Hamzah pun membenarkan adanya video call tersebut.

“Betul. Kebetulan yang menelepon itu, beliau (Neno) menelepon Pak Fadli, kebetulan saya lagi silaturahmi dan nelepon dalam suasana beliau dihadang,” kata Fahri, sebagaimana dilansir detikcom, Selasa 31 Juli 2018.

Fahri sendiri menilai, peristiwa penghadangan itu aneh. Pasalnya, menurut dia, massa yang menghadang Neno jumlahnya tidak banyak, namun Neno tetap tak diperbolehkan keluar dari bandara oleh polisi.

“Dan aneh memang karena sebenarnya yang demo itu sedikit, tapi ada gejala dia dilarang keluar dari bandara selama hampir 7 jam,” ujar Fahri.

Akhirnya, massa pendukung #2019GantiPresiden mendatangi Bandara Hang Nadim setelah mendapat informasi penghadangan Neno Warisman. Saat itulah Neno berhasil keluar dari bandara.

“Akhirnya masyarakat yang tahu kedatangan dia juga datang menjemput, sampai malam jumlahnya ribuan. Sementara yang menentang itu jumlahnya sedikit,” tutur Fahri.

“Mereka sebenarnya mulai kabur, tapi kok polisi merasa dia nggak boleh keluar. Nah, itu kan artinya orang seperti ditahan dan jiwanya terancam juga karena di airport itu kan nggak ada yang lihat dia, nggak banyak temannya,” lanjutnya.

Saat video call, terdengar Fadli dan Fahri ingin menelepon pihak kepolisian daerah setempat. Fahri mengatakan niat mereka urung terlaksana karena Neno sudah bisa keluar dari bandara.

“Akhirnya kita ngecek apa yang terjadi dan memang ini sepertinya ada upaya menggagalkan acara. Karena ini bisa bahaya karena massa pendukung Mbak Neno ngumpul, sudah cukup besar sekali. Kami minta kepada Polda, jangan beginilah, nanti jadi masalah,” jelas Fahri.

“Tapi terus terang kami belum sempat bicara dengan pihak Polda, tapi beliau sudah diizinkan ke hotel. Sempat ada negosiasi supaya acara tidak diteruskan besoknya. Tapi karena massa di situ cukup banyak, mereka nggak mau,” imbuhnya.

Loading...