Nasional

Geramnya Arswendo Atmowiloto Baca Cuitan Fahri Hamzah Soal Ahok

Arswendo Atmowiloto
Arswendo Atmowiloto. (Foto: istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – “FH ini sering keterlaluan merendahkan orang kalo komentar, tapi kali ini benar2 sinting. Mohon disadarkan.”

Pernyataan itu disampaikan oleh budayawan Arswendo Atmowiloto menanggapi cuitan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah soal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sebagaimana diketahui, lini masa Twitter pada 29 Juni 2018 kemarin diramaikan oleh ucapan selamat ulang tahun untuk Ahok. Pada hari itu, mantan gubernur DKI Jakarta yang sekarang tengah mendekam di rumah tahanan (rutan) Mako Brimob itu berulang tahun yang ke-52.

Banyak netizen yang memposting ucapan selamat berikut dengan foto dan video. Salah satu foto yang menarik perhatian adalah foto kue ulang tahun megah lengkap dengan miniatur semua hasil kerja Ahok untuk Jakarta. Ada miniatur Simpang Susun Semanggi, Balai Kota, RPTRA Kalijodo, Rumah Susun, lengkap dengan figur Ahok yang berdiri tegap mengenakan batik.

Foto kue ulang tahun tersebut pertama kali diunggah oleh Ign Titoes Permissanto di akun Facebooknya, dan kue ini langsung menjadi viral di sejumlah platform media sosial, termasuk Twitter.

Kue ulang tahun untuk Ahok

Kue ulang tahun untuk Ahok. (Foto: istimewa)

Hingga akhirnya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ikut berkomentar.

Dengan melampirkan laman pemberitaan mengenai kue ulang tahun tersebut, mantan politikus PKS itu menilai sikap puja-puji dan mengelu-elukan Ahok sebagai sebuah drama. Selain itu, Fahri juga mengkritik langkah kepolisian yang sampai saat ini masih menempatkan Ahok di rumah tahanan (rutan) Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Hal itu, oleh Fahri, dianggap sebagai pengistimewaan terhadap sosok yang saat ini menjadi narapidana kasus penistaan agama tersebut.

“Drama Ahok segeralah dihentikan…yang bersangkutan harus diperlakukan sama di depan hukum…Sukamiskin, Cipinang atau Nusa Kambangan….Mako Brimob bukan LP,” cuit Fahri di akun Twitter-nya, @Fahrihamzah.

Kemudian cuitan itu ditanggapi salah netizen bernama Fathoni Ahmad. Dia membandingkan antara sosok Ahok dengan Fahri.

“Beda kelas anda dengan pak ahok, tolong dibiasakan,” kata Fathoni di akun Twitter @afathoni16.

Dan Fahri pun menanggapinya kembali dengan menuliskan, “Iyalah, Saya merdeka dia dipenjara…”

Sampai kemudian Arswendo Atmowiloto menanggapi pernyataan Fahri tersebut. Penulis buku ‘Senopati Pamungkas’ itu menilai Fahri sudah keterlaluan dan bahkan dianggap sinting.

“FH ini sering keterlaluan merendahkan orang kalo komentar, tapi kali ini benar-benar sinting. Mohon disadarkan,” cuit Arswendo.

Dimintai konfirmasi oleh netizen terkait kritikan keras atas pernyataan Fahri tersebut, Arswendo mengatakan, “Karena dia (Fahri) pakai idiom orang dipenjara dan orang bebas. Dia perlu belajar dari tumbuhan yg tak membeda tanah tumbuhnya.”

Baca juga: Kocaknya Netizen Tanggapi Pernyataan Fahri Hamzah Soal Tiang LRT

Loading...