Daerah, DKI Jakarta

Sandiaga Uno Berangkat ke AS untuk Pelajari Teknologi Atasi Kemacetan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (tengah) keluar dari ruang pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya usai diperiksa dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan tanah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/1/2018). (Foto: Antara/Galih Pradipta)

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bertolak ke Amerika Serikat pada Minggu (24/6/2018). Kunungannya ke negeri Paman Sam itu untuk memenuhi undangan dari 4 lembaga di sana, untuk mempelajari, salah satunya, teknologi pengurai kemacetan.

“Saya menerima undangan dari 4 lembaga. Satu adalah lembaga Massachusetts Institute of Technology untuk meninjau center for mobility, yang sekarang dengan kemampuan teknologi dan digital bisa mengurangi kemacetan lebih kurang 30 persen dengan penggunaan teknologi di lampu-lampu lalu lintas, jadi lampu merah,” kata Sandiaga kepada Kompas.com, Minggu (24/6/2018).

Baca Juga:  Sandiaga: Semoga di Balai Kota Ada Semur Jengkol

Menurut Sandi, lembaga tersebut memiliki data akurat atau disebut big data analytics mengenai proses mengurai kemacetan yang nantinya akan dipresentasikan kepadanya.

“Setelah itu, ada undangan dari Global Resilianse Center yaitu untuk memastikan ketahanan dari kota berkaitan dengan begitu banyak ancaman, termasuk ancaman perubahan iklim dan ancaman yang ada berkaitan dengan data, cyber security, dan sebagainya,” ujar dia.

Baca: Sandiaga Akan ke Amerika 1 Minggu untuk Belajar Soal Kemacetan

Baca Juga:  Anies: Kirain Jakarta Sudah Bebas Banjir

Selanjutnya, Sandiaga akan berkunjung ke New York. Di kota itu, dia akan membahas mengenai C40.

C40 merupakan kota di dunia yang menyiapkan diri untuk menghadapi perubahan iklim. Menurutnya, pertemuan dengan C40 ini juga pernah dilakukan oleh pemerintahan provinsi DKI sebelumnya. Sehingga, kata Sandi, ini adalah upaya melanjutkan kerja pemerintah Ibu Kota sebelumnya.

“Nah, itu nanti ada pertemuan lanjutan dengan kantor daripada Blumberg. Setelah itu, saya ada pertemuan juga dengan mahasiswa Indonesia di Boston dan New York,” ucapnya.

Baca Juga:  Sandiaga: Habib Bahar Tokoh Agama, yang Disampaikan Penuh Makna

Sandiaga dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 30 Juni 2018 mendatang.

Baca juga: Kunjungi PRJ, Rombongan Sandiaga Uno Kena Jambret