Nasional

Andi Arief Sebut Akun Catering Milik Anak Presiden Jadi Komando Bully

Andi Arief. (Foto: Istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Mantan staf khusus (Stafsus) kepresidenan era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief, menyebut bahwa akun catering dari anak presiden menjadi komando bully.

Meski tidak menyebut langsung nama seseorang, namun warganet sudah bisa menebak akun catering siapa yang dimaksud Andi.

“Baru tahu akun catering anak presiden jadi komando bully,” tulis Andi di akun Twitter-nya @AndiArief__ pada 14 Juni 2018.

Tampaknya, pernyataan itu Andi lontarkan setelah politikus Partai Demokrat itu membaca rentetan tweet yang ditulis akun @Eliya_mkom.

Di awal cuitannya, Eliya — pemilik akun @Eliya_mkom — menyebut bahwa berbisnis martabak dan katering yang dilakukan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, hanyalah kedok untuk menutupi kegiatan sebenarnya, yakni pemberi komando pasukan bully.

Menurut Eliya, akun milik Gibran, @Chilli_Pari, terhubung dengan akun anonim pembuka data privacy.

Eliya kemudian mengunggah screenshot dari beberapa cuitan yang di-like akun @Chilli_Pari. Menurutnya, like tersebut adalah modus yang dilakukan Gibran untuk memberi komando bagi pasukan bully.

Selain itu, Eliya juga menilai tidak wajar akun @Chilli_Pari yang merupakan akun bisnis digunakan untuk me-retweet dan me-like soal politik.

“Jadi sangat kuat Bukti indikasi bahwa akun @Chilli_Pari menjadi komando pasukan bully yang menggunakan bahasa kasar, tak sopan dan tak senonoh,” tulis Eliya.

Berikut cuitan lengkap Eliya: