Mancanegara

Lawatan Yahya Staquf ke Israel, Bicara di Forum hingga Bertemu PM Netanyahu

Yahya Cholil Staquf bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu
Yahya Cholil Staquf bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Twitter Benjamin Netanyahu)

Jurnalindonesia.co.id – Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf masih berada di Israel pada Kamis (14/6/2018). Pada hari itu, Yahya beserta rombongan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu.

Foto-foto pertemuan tersebut diunggah Netanyahu di akun Twitter-nya, @netanyahu.

Dalam foto tersebut tampak Yahya Staquf tersenyum saat bersalaman dengan Perdana Menteri berusia 68 tahun itu.

Netanyahu mengumumkan, dirinya bertemu dengan Yahya Cholil Staquf sebagai sekretaris jenderal organisasi Islam global, Nahdlatul Ulama. Dia mengaku sangat senang dengan adanya pertemuan ini.

“Pertemuan spesial hari ini di Yerusalem dengan Yahya Cholil Staquf, sekretaris jenderal organisasi Muslim global Nahdlatul Ulama. Saya sangat senang melihat negara-negara Arab dan banyak negara Muslim semakin dekat dengan Israel,” tulis Netanyahu di Twitter.

Pertemuan itu juga diposting di situs resmi PM Israel, Mfa.gov.il.

“Israel adalah bangsa yang penuh inovasi dan saya sangat senang melihat banyak negara Arab dan banyak negara Muslim semakin dekat ke Israel,” ucap Netanyahu seperti dikutip di situs Mfa.gov.il, Jumat (15/6/2018).

Kepada Staquf, Netanyahu mengungkapkan alasan negara-negara Muslim mendekat ke Israel. Alasan yang pertama adalah keamanan yaitu karena perjuangan bersama melawan rezim Iran dan ISIS. Alasan kedua adalah teknologi.

Diketahui, Sebelum bertemu Netanyahu, Yahya sempat menjadi pembicara di forum American Jewish Committee (AJC) Global Forum yang dihadiri 2.400 orang. Selanjutnya dia menyampaikan kuliah umum di The Truman Institute di Israel pada Rabu (13/6) kemarin.

Baca: Sampaikan Kuliah di Israel, Yahya Staquf: Saya di Sini untuk Palestina

Kunjungan Yahya ke Israel menuai kontroversi sejak rencana hingga berbicara di Israel pada Minggu (10/6). Kritik dan kecaman bukan hanya datang dari dalam negeri, tapi juga dari dunia internasional. Palestina, lewat kementerian luar negeri, mengutuk kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel itu.

Baca: Fadli Zon: Kunjungan Yahya Staquf ke Israel Bikin Malu Bangsa Indonesia

Loading...