Daerah, DKI Jakarta

40 masjid di DKI Terpapar Radikalisme, Sandiaga: Penyebabnya adalah Ketidakadilan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Muhammad Fida/detikcom)

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan ada 40 masjid di Ibu Kota yang sudah disusupi paham radikalisme. Sandiaga mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk membina 40 masjid tersebut.

“40 itu kami juga sudah punya datanya di teman-teman Biro Dikmental dan Bazis DKI. Akan kita arahkan ke kegiatan kita lebih banyak ke sana,” kata Sandiaga di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Selasa (5/6/2018).

Baca: Spanduk Pengajian #2019GantiPresiden Terpampang di Masjid di Ciledug

Sandiaga mengatakan akan turun ke masjid-masjid untuk berinteraksi dengan warga di Jakarta. Menurutnya, salah satu penyebab radikalisme adalah ketidakadilan yang bisa diminimalisir dengan pendekatan ekonomi umat.

“Saya turun ke masjid bahwa perjuangan kita ke depan adalah membangkitkan ekonomi di masjid. Karena salah satu masalah terjadinya radikalisme adalah ketidakadilan dan paham believe yang terus dimasukan ke anak muda, generasi penerus bangsa kita dan mengambil jalan pintas,” ujarnya.

Sebelumnya, jumlah masjid yang para penceramahnya menyebarkan ajaran radikalisme di DKI itu disebut oleh cendekiawan muslim Azyumardi Azra saat menghadiri undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Itu media sosial termasuk juga dalam hal ini adalah penyebaran kebencian melalui ceramah-ceramah agama. Misalnya oleh Mba Alisa Wahid misalnya, sekitar 40 masjid yang dia survei di kawasan DKI itu penceramahnya atau khatibnya radikal. Mengajarkan radikalisme dan intoleransi,” ucap Azyumardi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/6) kemarin.

Baca juga: Aqil Siroj Desak Pemerintah Blokir Situs-Situs Radikal

DETIKCOM

Loading...