Politik

Ini Kata PA 212 Soal Kriteria Capres Harus ‘Mampu Atasi Lapar’

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif

Jurnalindonesia.co.id – Persaudaraan alumni (PA) 212 menetapkan 10 syarat dan kriteria bagi calon presiden dan wakil presiden versi mereka.

Salah satu kriteria yang jadi sorotan di media sosial adalah yang menyebutkan bahwa calon harus mampu mengatasi lapar dengan mengaplikasikan barang temuan 20%.

Netizen mempertanyakan maksud dari syarat tersebut.

“Ini maksud barang temuan itu sumber daya alam, dan lain-lain seperti Freeport, Newmont. Berdasarkan Surat di Alquran, Quroisy ayat 4,” ujar Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, sebagaimana dikutip detikcom, Kamis (31/5/2018).

Baca Juga:  Tolak Cabut Laporan, PA 212 Ingin Sukmawati Dihukum seperti Ahok

Baca juga: Amien Rais Mau Buka Pintu Dialog dengan Jokowi, dengan Syarat…

Hasil Rakornas PA 212

Hasil Rakornas PA 212.(Foto: dok. Istimewa)

Selain itu, masih ada 9 syarat dan kriteria capres dan cawapres yang direkomendasikan PA 212 sesuai hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar di Aula Sarbini Taman Bunga Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur pada Selasa (29/5/2018).

Hasil Rakornas tersebut diteken oleh Ketua Panitia KH Bukhori Abdul Shomad dan Sekretaris Rakornas Wahidin. Serta diteken juga oleh Ketua PA 212 Slamet Maarif dan Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais.

Baca Juga:  Rizieq Shihab Kembali Dilaporkan ke Polisi Terkait Ucapannya di Tablig Akbar Surabaya

Berikut nama-nama capres/cawapres yang direkomendasikan PA 212 hasil dari Rakornas:

Rekomendasi capres:

1. Habib Rizieq Syihab

2. Prabowo Subianto

3. Tuan Guru Bajang

4. Yusril Ihza Mahendra

5. Zulkifli Hasan

Rekomendasi cawapres:

1. Ahmad Heryawan

2. Hidayat Nur Wahid

3. Yusri Ihza Mahendra

4. Anies Matta

5. Zulkifli Hasan

6. Eggi Sudjana

Baca Juga:  Kudeta Turki: Militer Rebut Kekuasan, Erdogan Janji Akan Rebut Kembali

7. Ustadz Bachtiar Nasir

8. Prabowo Subianto

9. Anies Baswedan

Baca juga: Gerindra Harap Semua Kasus Rizieq Di-SP3 supaya Bisa Segera Pulang ke Indonesia