Daerah, DKI Jakarta

Kesbangpol Ancam Bekukan Ormas yang Bandel Minta THR ke Pengusaha

Kepala Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Darwis M Aji. (Foto: Kesbang.com)

Jurnalindonesia.co.id – Kepala Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Darwis M Aji, berjanji akan menindaklanjuti temuan soal organisasi kemasyarakat (ormas) Forum Betawi Rempug (FBR) yang meminta tunjangan hari raya (THR) kepada warga.

“Menindaklanjuti dengan cara persuasif, jadi kalau misalnya terbukti ini bisa kita bina,” kata Darwis kepada CNNIndonesia.com, Senin (28/5).

Jika langkah persuasif tersebut tidak membuahkan hasil, Kesbangpol bisa membekukan surat tanda terdaftar FBR sebagai ormas di DKI Jakarta.

Sebagai informasi, FBR selama ini terdaftar secara resmi sebagai ormas di DKI Jakarta dan menjadi binaan dari Kesbangpol.

“Kalau misalnya dia masih lanjut bisa kita bekukan surat keterangan terdaftarnya, bisa kita bekukan,” tegasnya.

Baca Juga:  DKI Jakarta dalam Ancaman Gempa Lebih dari 8 SR

Meski terdaftar resmi dan menjadi binaan, Darwis menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah memberikan kucuran dana kepada FBR. Namun, FBR kerap diajak untuk ikut berpatisipasi dalam kegiatan, seperti bela negara atau wawasan kebangsaan.

Baca juga: Gerindra: Tidak Ada Larangan Ormas Minta THR ke Pengusaha

Lebih dari itu, Darwis mengimbau kepada seluruh ormas binaan Kesbangpol untuk tidak meminta sumbangan atau THR kepada pihak mana pun.

“Kami meminta ormas binaan kami tidak mengedarkan surat edaran permohonan THR ke SKPD, UKPD, DPRD, perusahaan, ataupun warha umum,” ucapnya.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga meminta kepada seluruh ormas untuk tidak meminta-minta sumbangan.

Baca Juga:  Sandiaga Uno dan Anies Begadang Pantau Banjir di Jakarta

“Ya kalau saya enggak usah minta-minta,” kata Anies di Jakarta Pusat, Senin (28/5).

Anies pun mempersilakan kepada semua pihak yang merasa hal itu sebagai pelanggaran hukum untuk melaporkannya.

“Jadi kalau melanggar hukum, laporkan,” ujarnya.

Baca: Ormas Minta THR ke Pengusaha, Anies: yang Penting Tidak Melanggar Hukum

Sebelumnya, beredar surat edaran atas nama Pengurus Forum Berawi Rempug (FBR) G.021 Kelapa Gading, Jakarta Utara bernomor 023/FBR/G.021/V/2018 dengan hal Permohonan Tunjangan Hari Raya.

Surat itu tertanggal 21 Mei 2018 dengan tanda tangan Ketua FBR G.021 Ahmad Ali dan sekretaris Nurdin Syah beserta cap berwarna hijau.

Baca Juga:  Heboh Pulau Ajab di Kepulauan Riau Dijual Seharga Rp 44 M

Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim pun membenarkan Pengurus FBR G.021 Kelapa Gading meminta tunjangan hari raya (THR) kepada pengusaha yang berada di sekitar lingkungannya.

Dia mengatakan permintaan THR tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan dana Pengurus FBR G.021 Kelapa Gading untuk menyelenggarakan kegiatan sosial di tengah bulan Ramadan tahun ini.

Surat edaran diduga dari FBR mengenai permintaan THR.

Surat edaran diduga dari FBR mengenai permintaan THR. (Foot: istimewa)

CNN INDONESIA