Daerah, DKI Jakarta, Politik

Politisasi Takjil, Golkar: Sudah Kehilangan Cara untuk Ganti Presiden

Takjil #2019gantipresiden yang dibagikan oleh relawan. (Foto: Sams/detikcom)

Jurnalindonesia.co.id – Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menyayangkan aksi pembagian takjil berstiker #2019GantiPresiden. Menurutnya, kegiatan ini telah merusak keindahan bulan Ramadan.

Ace juga menilai, kegiatan ini menunjukkan para calon lawan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang sudah kehilangan cara.

“Memang sudah kehilangan cara untuk mengganti Presiden hingga takjil pun dipolitisasi,” kata Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (25/5).

Baca juga: Ada Pembagian Takjil #2019GantiPresiden di Menteng, PPP: Sangat Tidak Etis

Ace Hasan Syadzily.

Ace Hasan Syadzily. (Foto: Antara/Yudhi Mahatma)

Adapun bagi-bagi takjil berstiker #2019GantiPresiden tersebut dilakukan oleh Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) di daerah Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan sekitar pukul 17.10-17.25 WIB. Mereka membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang lewat.

“Silakan Pak takjilnya untuk buka puasa, gratis Pak. Nanti dilihat takjilnya Pak, ada tulisan #2019GantiPresiden,” kata salah satu relawan di lokasi membagikan takjil tersebut, Kamis (24/5/2018), seperti dilansir detikcom.

“Terima kasih Pak,” jawab para pengguna jalan yang menerima takjil itu.

Bagi-bagi takjil #2019gantipresiden.

Relawan bagi-bagi takjil #2019gantipresiden. (Foto: Sams/detikcom)

Selain stiker bertuliskan #2019GantiPresiden, juga ada dua banner yang terpampang di lokasi, bertuliskan ‘Takjil Gratis Buka Puasa #2019GantiPresiden’.

Menurut Ketua Korsa, Amirullah Hidayat, pihaknya berencana melakukan kegiatan serupa selama 20 hari ke depan, dimulai dari hari ini. Dia mengaku ada 300 takjil yang dibagikan di depan Masjid Cut Mutia hari ini.

“Kegiatan hari ini kita melakukan pembagian takjil bagi masyarakat yang ingin untuk buka puasa, takjil #2019GantiPresiden. Program ini adalah untuk mengingatkan rakyat Indonesia bahwa 2019 Jokowi cukup harus diganti, cukup sampai di situ aja,” kata Amirullah.

Baca juga: Spanduk Pengajian #2019GantiPresiden Terpampang di Masjid di Ciledug

Amirullah menambahkan, Senin pekan depan akan dilakukan pembagian takjil di depan Istana Bogor. Sementara hari ini hanya ada satu mobil, dikatakannya, nanti akan ada 10 mobil yang membawa takjil dengan jumlah lebih banyak daripada hari ini.

“Hari ini kita bagi-bagi takjil di sini, insya Allah Senin besok kita akan ke Bogor bagi-bagi takjil di depan Istana Bogor sebagai simbolis kita harus mengeluarkan Jokowi dari Istana Bogor,” ujarnya.

Ia juga mengatakan sebetulnya Korsa sudah lama terbentuk sebagai relawan pendukung Jokowi. Saat ini Korsa berpaling karena, menurutnya, Jokowi telah menyimpang dari Nawacita.

“Korsa ini komunitas relawan Jokowi yang 2014 dulu pendukung Jokowi, akhirnya keluar dari pendukung Jokowi karena Jokowi mengkhianati Nawacita. Sebagai tanggung jawab moral, bagaimana kita mengalahkan Jokowi 2019 itu yang kita lakukan sekarang,” ucapnya.