Daerah, DKI Jakarta

Alasan Sandiaga Uno Ingin Gelar Tarawih di Monas: “Instagramable”

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno. (Foto: Tribunnews/HO)

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan darimana ide Tarawih di Monas muncul.

“(Monas) ini sangat instagramable gitu. Mempersatukan (umat) dan sangat instagramable,” kata Sandi di Kantor Pusat Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/5).

Selain soal spot Tarawih yang dinilai indah itu, Sandi mengatakan, ide tarawih di Monas itu juga muncul dari berbagai kalangan dan sejumlah ulama. Menurutnya, ada kebersamaan yang terjalin jika salat Tarawih itu digelar di Monas.

“Ide itu tentunya masuk dari berbagai sumber ke kami, juga datang dari beberapa ustaz yang kami temui. Dan yang menarik, ada sebagian yang menyatakan bahwa ada satu kebersamaan tersendiri kalau di Monas,” ujarnya.

Baca: Sandiaga Klaim Banyak Ulama yang Justru Inginkan Ada Tarawih di Monas

Sayangnya, kata Sandi, rencana yang sedianya diadakan pada 26 Mei itu ditolak sejumlah ulama, termasuk MUI. Dengan pertimbangan, ada banyak kerugian yang bisa ditimbulkan akibat salat yang akan digelar di Monas itu.

Akhirnya Gubernur DKI Anies Baswedan membatalkan rencana tersebut dan memindahkan lokasinya ke Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat.

“Lebih banyak mudaratnya untuk salat (Tarawih) di lapangan terbuka seperti itu. Jadi itu yang kami akhirnya putuskan bahwa kita akan berusaha berkoordinasi dengan Masjid Istiqlal untuk memindahkan sedikit ke Masjid Istiqlal,” kata Anies di Balai Kota, Senin (21/5).

Keputusan tersebut diambil setelah Anies meminta masukan dari berbagai pihak. Dia memutuskan untuk mengikuti saran ulama agar shalat Tarawih bersama dilakukan di masjid. Sebab, kata Anies, ini adalah urusan ibadah.

“Kita mendengar yang disampaikan para ulama, dan kita dalam urusan ibadah ya merujuk pada para ulama. Kita ikut pada pedoman yang digariskan ulama,” ujarnya.

Baca juga: Anies-Sandi Gelar Tarawih di Monas, MUI: Saya kok Ragu Kalau Alasannya untuk Persatuan

Anies pun mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pengelola Istiqlal terkait pelaksanaan kegiatan ini. Istiqlal dipilih karena secara geografis letaknya berada di tengah Ibu Kota dan paling dekat dengan lokasi awal rencana kegiatan ini, yakni Monas. Selain itu, kata Anies, yang menjadi pertimbangan adalah kapasitas Istiqlal.

“Ada juga catatan mengenai keamanan dan lain-lain, memang lebih baik kita selenggarakan di masjid karena tujuannya adalah Tarawih akbar, tempatnya kita selenggarakan di Istiqlal,” ujar dia.

Loading...