Nasional

Pilot Garuda Indonesia yang Tulis Status soal Bom Surabaya Dinonaktifkan

meninggal di pesawat garuda
Ilustrasi

Jurnalindonesia.co.id – Status Facebook pilot Garuda Indonesia bernama Oxky Gavalbia Thaib (OGT) jadi perbincangan netizen. Dalam statusnya, OGT dianggap mendukung pernyataan yang menyebutkan bahwa peristiwa bom bunuh di Surabaya, Jawa Timur, adalah settingan belaka.

Sebenarnya, bukan OGT sendiri yang menuliskan status tersebut. Status tersebut ditulis oleh salah seorang pengguna Facebook bernama Sofyan.

Kemudian OGT ikut membagikan status Sofyan tersebut dengan dibubuhi komentar “dudududuuuuu”.

Berikut status Sofyan yang dibagikan dan dikomentari oleh OGT.

“Terkuak sudah kebenarannya, media asing lebih jujur daripada media lokal sendiri. Pelaku bom bunuh diri ternyata tidak pernah ke Syuria, dan pelaku ini dijebak diminta mengantarkan paket ke 3 gereja disurabaya, supaya lebih cepat sampai ke 3 lokasi karena akan dipakai oleh para jemaat gereja yg akan beribadah di hari minggu itu. Maka anaknya si ibu ini jga ikut mengantar ke lokasi yg berbeda, tpi ternyata dari belakang ada algojo yg sudah siap memencet remot kontrol utk meledakkan bom di lokasi2 tersebut, begitu pula Bom yg meledak di Mapolres Surabaya, yg membawa Bom adalah seorang tukan ojek yg diminta membawa paket ke Mapolres tersebut dengan upah 100rbu. Sungguh cara yang BIA*** hanya demi Hausnya kekuasaan, Muslim yg menjadi kambing hitam”

Oleh netizen hal itu dianggap sebagai bentuk dukungan OGT atas pernyataan Sofyan tersebut.

Kemudian screenshot dari komentar OGT menyebarluas. Salah satunya oleh akun Twitter @kurawa sembari mengingatkan Garuda Indonesia soal keadaan pilotnya.

“Cuma Ingatin buat @indonesiaGaruda soal postingan Pilotnya yg membela aksi teror jika masih tidak diambil tindakan oleh managemen siap2 sepi penumpangnya karena sudah viral takut spt kasus Malaysia Airlines,” tulis @kurawa.

“Pilot garuda yg mana kur?” tanya akun @ricosiahaan menanggapi.

“Pilot yang ini @IndonesiaGaruda masih bungkam padahal efeknya gede di kalangan penumpang,” jawab @kurawa.

Netizen langsung menyerbu cuitan tersebut.

Selain di Twitter, status OGT juga ramai diperbincangkan di Facebook. Salah satu pengguna Facebook Jennifer Maroon menuliskan komentarnya soal ini.

“Dear manajemen Garuda Indonesia.. Benarkah ini salah satu pilot anda yang bernama OGT yang share muatan pro terorisme di medsosnya? (sblm dinon-aktifkan). Saya jadi waswas bila Garuda mempekerjakan seorang pilot Garuda dengan paradigma seperti ini,” tulis Jennifer.

Tak butuh lama hingga akhirnya pihak Garuda Indonesia merilis pernyataan resmi terkait persoalan ini.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono, dalam penjelasan resminya mengatakan bahwa oknum pilot tersebut telah di-grounded terhitung hari Jumat (18/5/2018). Selain itu pihaknya kini tengah mencari tahu motif dan latar belakang OGT melakukan hal tersebut.

“Selanjutnya oknum pilot bersangkutan akan kami investigasi lebih lanjut tentang apakah hal tersebut benar dan perihal motif dan latar belakang terkait postingan sosial media tersebut,” kata Hengki.

Berikut isi pernyataan resmi Garuda Indonesia:

Maskapai nasional Garuda Indonesia memastikan oknum pilot yang diduga mengeluarkan postingan terkait pemberitaan tertentu mengenai terorisme telah digrounded sejak Jumat (18/5) lalu.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono mengungkapkan, “Selanjutnya oknum pilot bersangkutan akan kami investigasi lebih lanjut tentang apakah hal tersebut benar dan perihal motif dan latar belakang terkait postingan sosial media tersebut”.

“Investigasi terhadap pilot yang bersangkutan juga akan dilakukan terkait dengan dugaan mengenai hubungannya dengan seorang wanita yang sebelumnya sempat mengemuka di sejumlah postingan sosial media”.

“Kami pastikan pilot tersebut akan ditindak sesuai kebijakan perusahaan sekiranya ditemukan indikasi terkait perilaku menyimpang atau pelanggaran etika”, jelas Hengki.

Berkaitan dengan hal tersebut, Garuda Indonesia mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi atas postingan tersebut dan juga selalu mengimbau jajaran karyawan untuk selalu mengedepankan etika dan prinsip kehati-hatian dalam melakukan aktivitas di lini sosial media khususnya terkait isu isu mengenai SARA. Apalagi jika akun sosial media mereka turut menampilkan atribut dan identitas perusahaan.

“Kami memiliki kebijakan dan aturan perusahaan terkait koridor publikasi konten konten sosial media yang dikeluarkan karyawan khususnya pilot dan awak kabin – mengingat atribut mereka sebagai personil awak pesawat Garuda Indonesia mendapatkan sorotan dari masyarakat luas”, jelas Hengki.

“Pada kesempatan ini, Garuda Indonesia juga menyampaikan komitmen dan dukungannya terhadap upaya seluruh pihak dalam upaya pemberantasan terorisme.Tentunya sekiranya ditemukan indikasi karyawan yang terlibat aktivitas tersebut, perusahaan akan memberikan sanksi tegas”, jelas Hengki.

Garuda Indonesia juga secara rutin melakukan screening berkala terhadap karyawan serta pilot dan awak kabin khususnya mengenai hal hal yang terkait dengan komitmen safety operasional penerbangan.

PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK

VP CORPORATE SECRETARY

HENGKI HERIANDONO

Hubungan dengan seorang wanita

Buntut dari status terkait bom di Surabaya, netizen pun kemudian membagikan perbuatan tak terpuji yang diduga dilakukan OGT di masa lalu.

Perbuatan tersebut dilakukan OGT terhadap seorang perempuan.

Netizen beberkan jejak digital sang pilot yang hamili wanita dan paksa aborsi

Berawal dari tanggapan MEY 媚 🐬, pemilik akun Twitter @Kimochiii_, di cuitan cuitan @kurawa tersebut. Mey mengaku mengenal OGT yang telah menghamili temannya.

“Bang @kurawa. pilot @IndonesiaGaruda itu yang telah menghamili teman saya @velianivelinar, menyuruh aborsi tapi dia gak mau. Si pilot meninggalkannya begitu saja tanpa tanggung jawab. Mohon @CCICPolri @BNPTRI @DivHumas_Polri tangkap jahanam ini!” tulis Mey.

Kemudian akun @velianivelinar ikut menanggapi dengan mengatakan, “Doy kan sering aborsi cwe ya wajar gitu!”

Akun @velianivelinar kemudian menyebut bahwa OGT adalah bapak dari Baby namun tidak mau mengakui.

“Astaga! Ini kan bapaknya Baby! Buat kalian yang kenal, dia emang tengil, sotoy! Karma still exist, Say…Lo gak akui darah daging lo, bui menunggu!” tulis @velianivelinar menanggapi

“Maaf.. Doy pernah melakukan aborsi ke beberapa perempuan…Bahkan ada satu perempuan yang dipaksa aborsi tapi nolak,” lanjut @velianivelinar.

Foto: Twitter @velianivelinar

Foto: Twitter @velianivelinar

Foto: Twitter @velianivelinar

Foto: Twitter @velianivelinar

Loading...