Daerah, DKI Jakarta, Kriminal

Forum Untukmu Indonesia Klaim Pemprov DKI Sudah Izinkan Adanya Pembagian Sembako

Kupon sembako di Pesta Rakyat Untukmu Indonesia
Kupon sembako di Pesta Rakyat Untukmu Indonesia yang digelar di halaman Monumen Nasional (Monas), Sabtu (28/4/2018). (Foto: Anggie Lianda Putri/Warta Kota)

Jurnalindonesia.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah mengetahui akan adanya kegiatan bagi-bagi sembako dalam acara “Untukmu Indonesia” di Monas, Minggu (28/4/2018).

Hal tersebut disampaikan Kuasa hukum Forum Untukmu Indonesia (FUI) Henry Indraguna.

Menurutnya, panitia acara sudah beberapa kali memberitahu mengenai rencana pembagian sembako. Antara lain pada tanggal 26 April 2018 dalam konferensi pers antara panitia dan ketua UPT Monas.

“Saat itu dibahas ada bagi-bagi sembako,” kata Henry kepada awak media di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (7/5/2018) malam, dikutip Kompas.com.

Selanjutnya, pada 23 April 2018, panitia Untukmu Indonesia juga telah menggelar rapat koordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Satpol PP, dan Transjakarta.

Baca Juga:  Perindo DKI: Ketua Panitia Pembagian Sembako di Monas Adalah Relawan OK OCE

Pertemuan tersebut salah satunya membahas klasifikasi pembagian sembako.

Baca juga: Perindo DKI: Ketua Panitia Pembagian Sembako di Monas Adalah Relawan OK OCE

Dave Revano, ketua panitian acara Untukmu Indonesia didampingi pengacaranya, Henry Adiguna, memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (7/5/2018) setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.(Foto: Setyo Adi/Kompas.com)

Kemudian pada tanggal 25 April, panitia, dengan diwakili sekretaris, bertemu Kepala Dinas Pariwisata. Dalam pertemuan tersebut, kata Henry, pihak panitia harus membuat surat pernyataan acara bagi-bagi sembako.

Baca Juga:  PGI Nyatakan Tak Ikut Perayaan Natal di Monas, Ini Alasannya

Panitia pun membuat surat pernyataan yang berisi soal kesediaan panitia bertanggung jawab jika ada sesuatu hal yang terjadi.

Selanjutnya, pada 26 April, ada undangan untuk koordinasi di Biro Ops Polda Metro untuk berkoordinasi. Semua diundang, termasuk di dalamnya diberitahu jika salah satu acara tersebut adalah bagi-bagi sembako.

“Finalnya pada 28 April, bila memang tidak disetujui atau ada pelanggaran perizinan, ada larangan dan acara dihentikan. Dari awal sampai akhir, tidak ada. Artinya secara tidak langsung menyetujui kegiatan pembagian sembako,” kata Henry.

Baca Juga:  Protes Penggusuran di Bukit Duri, Anies Minta Ahok Gunakan Cara yang Lebih Manusiawi

Diketahui, acara ‘Untukmu Indonesia’ yang diselenggarakan oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) pada Sabtu (28/4/2018) lalu dimeriahkan oleh sejumlah kegiatan seperti pertunjukkan seni, khitanan massal, doa lintas agama, hingga pembagian sembako.

Selain menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi, acara tersebut diwarnai insiden memilukan. Dua pengunjung dilaporkan meninggal dunia.

 

Baca juga: Desak Usut Tuntas “Sembako Maut” di Monas, Eggi Sudjana Sebut Ketua Panitia Jelas-jelas Berkampanye