Kriminal

Kasus Rizieq Dihentikan, Pengacara: Terima Kasih Presiden Jokowi

Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, menyambut positif penghentian kasus dugaan penodaan simbol negara kliennya. Kapitra pun menyampaikan terima kasih kepada Kapolri hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dengan dihentikannya kasus yang menjerat Rizieq ini, Kapitra menilai pemerintah masih menjunjung tinggi supremasi hukum di Indonesia.

“Bahwa ini negara hukum sudah menempatkan hukum dalam posisi high supremacy di republik ini. Makanya itu menandakan hukum masih hidup di Indonesia, hukum masih ada di Indonesia,” ucap Kapitra.

Kapitra mengatakan, kepolisian tak menemukan pelanggaran hukum atas apa yang dilakukan Rizieq dalam pelaporan yang dibuat Sukmawati Soekarnoputri.

Diketaui, dalam kasus ini Rizieq dilaporkan karena diduga melanggar UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara.

Baca juga: Polda Jabar Hentikan Kasus Rizieq, Pengacara: Minggu Depan Giliran Polda Metro

Kapitra Ampera

Kapitra Ampera. (Foto: Nurmulia Rekso Purnomo/Tribunnews.com)

Kapitra berpendapat, jika kasus Rizieq tetap dilanjutkan, pemerintah telah berbuat zalim. Kapitra pun menyampaikan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian hingga Presiden Jokowi.

“Kalau membiarkan orang yang tak salah lalu tetap jadi tersangka, ini perbuatan yang zalim. Untuk itu saya berterima kasih kepada Pak Tito selaku Kapolri, sahabat saya, Agung selaku kapolda, Pak Wiranto yang kita anggap orang tua kita, Pak Presiden dengan segala hormat terima kasih Anda punya kesadaran hukum,” ujar Kapitra.

Kapitra mengaku sudah menyampaikan kabar penghentian kasus ini ke Rizieq langsung. “Kemarin sudah dikabarkan,” ujar dia.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Rizieq Shihab atas penghentian penyidikan kasus ini. Sebagaimana dikatakan pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro.

“Sudah (dikabari), beberapa waktu yang lalu. Beliau sudah tahu,” kata Sugito, saat dihubungi, Jumat (4/5/2018).

“Beliau berterima kasih dan yang lainnya juga diproses (sama). Kan banyak perkara terkait kegiatan 212,” lanjutnya.

Sugito Atmo Prawiro

Sugito Atmo Prawiro. (Foto: Denita Matondang/detikcom)

Apresiasi atas penghentian kasus ini juga disampaikan oleh Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Gatot Saptono alias Muhammad Al-Khaththath.

Dia bahkan mengklaim, penghentian kasus ini adalah hasil dari pertemuan di Istana Bogor antara Tim 11 Alumni 212 dengan Jokowi beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, mereka meminta Jokowi menghentikan kasus yang dituduhkan kepada Rizieq. Permintaan penghentian kasus itu agar tidak lagi ada kegaduhan di masyarakat.

“Oh iya, kami para ulama 212 tim 11 yang hadir, saya salah satu di antaranya, memang meminta kepada presiden agar terwujud suasana yang kondusif. Kriminalisasi terhadap para ulama dan seluruh aktivis 212 agar dihentikan, saya termasuk salah satu di antaranya,” ujar Khaththath.

Baca: Al-Khaththath Klaim SP3 Kasus Rizieq oleh Polda Jabar Hasil Pertemuan PA 212 dengan Jokowi

Loading...