Daerah, DKI Jakarta

Klarifikasi Dinas Bina Marga Soal Anggaran Rp 56 Miliar untuk Rombak 3 JPO

jembatan penyeberangan orang (JPO)
Ilustrasi: pekerja menyelesaikan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Bundaran HI Jakarta, Selasa (16/9/2014). (Foto: Antara/OJT/Ikhwan Wahyudi)

Jurnalindonesia.co.id – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal menegaskan, anggaran Rp 56 miliar untuk merombak 3 jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin belum merupakan angka final. Angka itu baru asumsi untuk pembangunan JPO baru.

“Angka Rp 56 miliar itu kalau bangun baru yang membentang 68 meter lebar 3 meter, dengan JPO yang wah begitu,” ujar Yusmada di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (2/5/2018).

Adapun tiga JPO yang dimaksud adalah JPO Ratu Plaza, JPO Gelora Bung Karno, dan JPO Polda Metro Jaya. Proyek tersebut ditargetkan selesai sebelum penyelengaaran Asian Games pada pertengahan Agustus mendatang.

Baca Juga:  Anggaran Pembangunan 8 JPO Dicoret, DKI Hanya Bangun 2 Tahun Ini

Menurut Yusmada, 3 JPO itu tidak akan dibangun baru, namun cuma direvitalisasi. Dengan demikian, kata dia, anggaran yang dibutuhkan tidak akan mencapai Rp 56 miliar.

Revitalisasi JPO harus memenuhi tiga komponen, yakni aspek fungsional, estetika, dan keamanan. Untuk memenuhi aspek fungsional, Yusmada mengatakan JPO itu harus ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil.

Pada aspek keamanan, kata Yusmada, JPO harus dilengkapi CCTV, lampu penerangan, dan lift.

Baca Juga:  Lagi, Pria Diduga Gila Diamankan Setelah Buat Ricuh di Masjid Istiqamah Bandung

Sedangkan untuk memenuhi aspek estetika, JPO akan dibuat dengan desain terkini.

Baca: Biaya Konsultan Proyek 3 JPO Capai Hampir Rp 1 Miliar, Ini Tanggapan Dinas Bina Marga DKI

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faisal

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faisal. (Foto: istimewa)

Untuk saat ini, rancangannya masih disiapkan. Yusmada mengatakan, revitalisasi JPO itu akan dibangun dengan memenuhi aspek tersebut.

Sementara terkait anggaran, Yusmada pun belum bisa memastikan berapa banyak yang dibutuhkan. Saat ini, Dinas Bina Marga sedang menyusun perkiraan anggaran untuk revitalisasi tiga JPO itu. Namun anggaran pembangunan JPO yang standar tanpa lift dan desain biasa, sekitar Rp 7 miliar sampai Rp 8 miliar per JPO.

Baca Juga:  Kota Tua Gagal Jadi Warisan Dunia, DPRD: Bukan Karena Reklamasi Tapi Inkonsistensi

Anggaran revitalisasi 3 JPO diperkirakan akan lebih dari itu sebab menggunakan konsep yang berbeda.

“Yang ini nanti bisa lebih dari itu,” ucap Yusmada.

Baca: Rombak 3 JPO, Anies-Sandi Anggarkan Rp56 Miliar