Pendidikan

Rocky Gerung: Gue Gak Pernah Ngelamar Ngajar di UI, Justru UI yang Minta Gue

Rocky Gerung
Rocky Gerung

Jurnalindonesia.co.id – Rocky Gerung menjadi sorotan luas setelah pernyataannya soal kitab suci itu fiksi menuai pro dan kontra.

Terakhir, pihak Universitas Indonesia (UI), kampus tempat Rocky mengajar filsafat, menyatakan bahwa pengamat politik kelahiran 20 Januari 1959 itu sudah tidak lagi mengajar di kampus tersebut.

“Saat ini status Pak Rocky Gerung tidak lagi mengajar di UI,” kata Humas UI Rifely Dewi Astuti, Kamis (12/4).

Tak hanya itu, pihak UI juga menyatakan bahwa Rocky belum mendapatkan gelar profesor.

“Jadi, saat ini beliau belum memperoleh gelar profesor dari UI,” ucap Dewi.

Atas kabar tersebut, banyak netizen menanyakan langsung ke Rocky melalui akun Twitter-nya, @rockygerung.

“Saya merasa sedih bila Anda dikeluarkan dari UI,” tulis salah satu netizen bernama Mijir.

Baca Juga:  Weleh...Materi Tidak Layak kembali Ditemukan di Buku Pelajaran SD

Rocky lantas membalas cuitan Mijir tersebut, “Terbalik. Saya yang keluarkan UI dari kurikulum saya.”

Ari Kusuma bertanya, “Mulai kapan, Prof tidak mengajar lagi di UI? Kok saya cek di staf UI masih ada nama Prof?”

“Saya 15 tahun mengajar di UI, yang minta UI, bukan saya. Gaji saya? Saya sumbang buat civitas UI. Mengapa? Ya, gue gak miskin. Ajaib?” kata Rocky Gerung, lalu lanjutnya, “Gue gak pernah ngelamar ngajar di UI. Justru UI yang minta gue. Bahkan ngajar tanpa ijazah. Gue pernah ngajar S1 sampai S3. Ajaib? Tanya UI.”

Baca juga: Klarifikasi Rocky Gerung soal Kitab Suci Fiksi: Saya Enggak Pakai KBBI

Baca Juga:  Acara Diskusi Ditolak Massa, Ratna: Tito Karnavian Berhenti Saja dari Kapolri

Sebelumnya Ketua Cyber Indonesia Permadi Arya melaporkan Rocky ke Polda Metro Jaya. Pernyataan Rocky saat menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club pada Selasa (10/4/2018) dianggap telah menyinggung umat beragama, yang dapat menimbulkan rasa kebencian individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan. Di acara tersebut, Rocky mengatakan bahwa kitab suci adalah fiksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga:  Rhenald Kasali: Tingkat Pendidikan Tak Menjamin Seseorang Lebih Rasional

“Nanti kami akan melihat apakah itu memerlukan saksi ahli, kami akan memanggil saksi ahli, kami mintai keterangan. Setelah itu baru nanti kami gelar perkara, kami akan memaparkan di sana. Nanti dari tim penyidik akan menilai, apakah yang dilaporkan itu memenuhi syarat tindak pidana atau tidak. Kita tunggu saja, penyidik masih bekerja,” ujar Argo Yuwono, Kamis (12/4/2018).

Baca: PGI: Pernyataan Rocky Gerung Tak Menistakan Agama