Formula1, Sport

Valentino Rossi Mengaku Iri Bayaran Kejuaran F1 Lebih Tinggi Ketimbang MotoGP

Valentino Rossi
Valentino Rossi

Jurnalindonesia.co.id – Pembalap Yamaha bernomer 46, Valentino Rossi menilai ajang balapan Formula One (F1) lebih banyak menghasilkan uang dibandingkan kejuaraan MotoGP. Rossi menganggap situasi itu tidaklah adil karena MotoGP lebih sulit dan beresiko tinggi daripada F1.

Dalam wawancaranya dengan La Gazzetta Dello Sport, pembalap kelahiran Italia ini terang-terangan membandingkan bayaran antara pembalap top dunia di F1 dengan MotoGP. Contohnya Marc Marquez. Saat ini, Marc Marquez merupakan pembalap MotoGP dengan gaji tertinggi. Kabarnya pembalap Repsol Honda itu mengantongi bayaran sebesar 15 juta euro per tahun (Rp 254 miliar). Begitu pula dengan Jorge Lorenzo yang dikabarkan mendapat bayaran tertinggi kedua setelah Marquez. Pembalap Ducati itu disebut-sebut menerima €12,5 juta (Rp212 miliar) per tahun.

Baca Juga:  Hasil MotoGP Argentina 2018: Cal Crutchlow Juara, Posisi Rossi dan Marquez Melorot

Angka itu jauh berbeda dengan bayaran yang diterima pembalap Formula One (F1) yaitu Lewis Hamilton. Pembalap yang kini membela Mercedes GP itu dikabarkan menerima gaji 30 juta euro atau setara Rp508 miliar setiap tahunnya. Begitu pula dengan Sebastian Vettel yang dikabarkan mengantongi bayaran lebih tinggi yakni €40 juta (Rp678 miliar).

Baca Juga:  Permintaan Maaf Marquez Ditolak Kru "The Doctor"

“Jika melihat dari sisi kemampuan saat membalap, tingkat risiko yang besar, dan upaya keras ketika Anda harus berada di barisan terdepan, tentu saja lebih sulit dan beresiko MotoGP Ketimbang F1,” kata Rossi.

“Akan tetapi, sejumlah pihak mengatakan F1 lebih dikenal karena merupakan olahraga kelas dunia. Jika berkaca dari fenoma saat ini, orang-orang lebih banyak memiliki mobil daripada sepeda motor. Fakta itu benar menurut saya. F1 memberikan lebih banyak uang daripada MotoGP. Itu kenyataannya,” ujarnya.