Sepakbola, Sport

Liverpool Minta Maaf Atas Insiden Penyerangan Bus Manchester City

Jurgen Klopp dan Guardiola
Jurgen Klopp dan Guardiola

Jurnalindonesia.co.id – Terkait insiden penyerangan bus Manchester City di Stadion Anfield, Jurgen Klopp selaku Manajer Liverpool akhirnya meminta maaf atas insiden tersebut. menurutnya, sikap tersebut bukanlah sikap dari pendukung sejati The Reds.

Bus pemain Manchester City yang tiba di Stadion Anfield sebelum pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions menghadapi Liverpool, Rabu (4/4) malam waktu setempat, di duga dilempari botol, kaleng minuman, dari para pendukung The Reds

Alhasil, Semua kaca bus pecah dan kendaraan tidak layak digunakan, Bus yang mengangkut Gabriel Jesus dan kawan-kawan seperti menjadi target dari suporter The Reds yang memadati jalan di sekitar Stadion Anfield, tepatnya di Arkles Lane dan Anfield Road, sebelum pertandingan dimulai.

Liverpool telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penyerangan terhadap bus Manchester City yang mengakibatkan dua petugas keamanan terluka. Pihak klub mengutuk keras kejadian tersebut

“Kami meminta maaf tanpa ragu kepada Pep Guardiola, para pemain, staf dan pejabat yang berada di tempat insiden. Perilaku sejumlah individu tidak dapat diterima dan klub akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi siapa saja yang akan bertanggung jawab,” tulis pernyataan klub di situs resmi liverpoolfc.com.

Manajer Liverpool Juergen Klopp juga melontarkan permohonan maaf sesaat setelah pertandingan melawan Man City.

“Atas nama Liverpool FC saya memohon maaf atas hal tersebut. Itu bukan sesuatu yang kami inginkan. Saya tak tahu lebih lanjut, saya hanya ingin meminta maaf kepada Manchester City dan para pemain serta staf,” kata Klopp seperti dikutip BT Sport.

Guardiola pun membalas permohonan maaf Klopp. Menurut pelatih asal Spanyol itu kejadian yang menimpa Man City bukan cerminan suporter Liverpool yang sesungguhnya.

“Saya berterima kasih kepada Juergen. Kami tidak menyangka sepert ini setelah apa yang terjadi tahun lalu di Dortmund. Beruntung tidak ada yang terluka. Saya tahu itu bukan Liverpool. Saya tahu sejarah klub ini lebih besar daripada empat, lima atau 10 orang ini,” ujar Guardiola.

Artikel ini sudah diterbitkan di Jurnalsepakbola.com

Loading...