Infotainment

Ahok-Veronica Resmi Cerai, Ini Pertimbangan Hakim

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Veronica Tan.

Jurnalindonesia.co.id – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Veronica Tan resmi cerai. Majelis hakim menyatakan hubungan Vero dengan ‘good friend’ Julianto Tio lebih dari sekadar teman.

“Menimbang bahwa bukti P6-P13 print out percakapan tergugat dengan seorang laki-laki bernama Julianto Tio alias Ahwa, yang mana dari materi percakapan tersebut dengan Julianto Tio dapat dinilai adanya hubungan yang dekat dan bahkan cenderung melebihi hubungan pertemanan biasa, dapat pula disebut istimewa, bahkan bisa disebut asmara dapat pula disebut pacaran,” ujar majelis hakim membacakan pertimbangan di PN Jakut, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).

Selain itu, Majelis hakim juga menyatakan bahwa Ahok sebagai penggugat sudah berusaha mempertahankan keharmonisan rumah tangga dengan meminta pendeta sebagai mediator. Namun, pesan-pesan pendeta itu tidak digubris Vero.

“Tergugat sebagai istri penggugat telah menjalin hubungan dengan laki-laki lain dalam kapasitas pacaran. Jelas dalam hal ini telah menyalahi norma susila rumah tangga,” papar hakim.

Baca Juga:  Pembuat Video Tolak Ahok tak Pantas Kuliah di UI, Kalau Perlu Pindah ke Timur Tengah

“Menimbang bahwa diperkuat keterangan saksi yang diajukan penggugat Jun Tek Ju sebagai pendeta, telah memberikan nasihat kepada tergugat agar menghindar dari Julianto Tio alias Ahwa agar rumah tangganya terselamatkan. Namun tergugat tetap menjalin hubungan dan tidak mau menjauhi Julianto Tio alias Ahwa,” kata hakim.

Baca juga: Veronica Sempat Video Call dengan ‘Good Friend’ di Depan Ahok di Mako Brimob

Majelis hakim sidang gugatan cerai Ahok-Vero.

Majelis hakim sidang gugatan cerai Ahok-Vero. (Foto: Rifkianto Nugroho)

Dengan keterangan saksi dan juga bukti percakapan WhatsApp dan pesan yang dilampirkan penggugat, majelis hakim menyatakan perselingkuhan antara Vero dan Julianto Tio telah terbukti.

“Menimbang alat bukti yang diajukan penggugat di atas baik bukti saksi maupun percakapan tidak terbantahkan. Bahwa benar menurut hukum telah terjadi perselingkuhan antara tergugat dengan Julianto Tio alias Ahwa,” ucap hakim.

Baca Juga:  Ahmad Dhani Dipolisikan Terkait Cuitannya

Majelis hakim juga menyatakan adanya hubungan perselingkuhan antara Vero dan Julianto Tio itu logis jika membuat rumah tangga Ahok-Vero menjadi terguncang.

“Menimbang bahwa fakta hukum tersebut dipertimbangkan majelis hakim bahwa telah terbukti perselingkuhan antara tergugat dengan Julianto Tio alias Ahwa dan perselingkuhan ini diketahui penguggat maka logis apabila rumah tangga antara penggugat dan tergugat terguncang, dan logis terjadi percekcokan yang disebabkan perselingkuhan tergugat dengan Julianto Tio alias Ahwa,” ucap hakim.

Dengan adanya perselingkuhan itulah majelis hakim menyatakan tujuan perkawinan yang harmonis antara Ahok dan Vero tidak tercapai. Kemudian dengan diajukan gugatan cerai ini, maka majelis hakim mengabulkan permohonan Ahok.

“Maka majelis hakim berkesimpulan perkawinan penggugat dan tergugat yang dilangsungkan secara Kristen pada 6 September 1997 yang telah dicatatkan ulang di Kantor Catatan Sipil tanggal 17 November 1997 patut dinyatakan putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya,” jelas hakim.

Baca Juga:  Isu Akan Menikah Lagi dengan Polwan, Ini Jawaban Ahok

Ahok melalui pengacaranya mengajukan gugatan cerai terhadap Veronica Tan pada Jumat (5/1) lalu di PN Jakarta Utara. Di tiap persidangan, Vero tidak pernah hadir. Sementara itu, salah satu alasan Ahok menggugat cerai Vero karena rumah tangga yang tidak lagi harmonis dan kehadiran orang ketiga bernama Julianto Tio.

Dari pernikahan selama 20 tahun, Ahok dan Vero memiliki 3 anak, yaitu Nicholas Sean Purnama, Nathania Purnama, dan Daud Albeenner Purnama. Ahok pun meminta hak asuh atas anak kedua dan ketiganya.

DETIKCOM